Linghui Jadi Senjata Baru BYD di Layanan Transportasi Online

Selasa 03 Feb 2026, 20:48 WIB
Ilustrasi BYD. (Sumber: BYD)

Ilustrasi BYD. (Sumber: BYD)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Produsen kendaraan energi baru (NEV) asal Tiongkok, BYD, resmi mengumumkan pembentukan sub-merek baru bernama Linghui.

Merek ini secara khusus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar layanan transportasi online, termasuk taksi daring.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung melalui media sosial Weibo dan menjadi kelanjutan dari pengajuan sejumlah model baru yang dilakukan BYD di bawah nama Linghui pada bulan sebelumnya.

Baca Juga: Perkuat Pendidikan Transportasi, Hino Serahkan Truk dan Mesin ke Poltrada Bali

Fokus Linghui untuk Pengemudi Transportasi Online

Dalam unggahan perdananya di Weibo, Linghui menegaskan arah pengembangan merek yang berorientasi pada mobilitas bernilai tinggi dengan biaya efisien.

Merek ini menyasar para pengemudi layanan transportasi online yang membutuhkan kendaraan operasional harian.

“Sebuah mobil tidak hanya membawa barang bawaan dan aspirasi, tetapi juga mendukung setiap individu yang berjuang untuk bersinar terang,” tulis Linghui dalam unggahan tersebut, seperti dikutip dari CNEV Post.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Linghui dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi para pengemudi transportasi daring.

Baca Juga: Toyota dan Subaru Cari Cara Bikin Mobil Listrik Bersensasi Tranmisi Manual

Dalam katalog regulasi terbaru yang dirilis Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China pada 8 Januari, BYD tercatat mengajukan empat model di bawah merek Linghui. Model tersebut meliputi Linghui e5, Linghui e7, Linghui e9, serta Linghui M9.

Keempat kendaraan itu sudah menampilkan logo merek Linghui, menandakan statusnya sebagai lini terpisah dari merek utama BYD.

Berbasis Model BYD yang Sudah Ada

Meski mengusung merek baru, seluruh model Linghui dibangun dari basis kendaraan BYD yang telah lebih dulu dipasarkan.

Linghui e9 menggunakan platform sedan BYD Han, Linghui e7 berbasis Sealion 06 EV, Linghui e5 mengadopsi Qin Plus EV, sementara Linghui M9 dikembangkan dari BYD Xia berjenis MPV.

Baca Juga: SUV Terbaru Hyundai Siap Muncul di IIMS 2026, Ini Bocoran Model dan Aktivitasnya

Langkah ini dinilai sebagai strategi efisiensi, sekaligus mempercepat penetrasi Linghui di pasar transportasi online.

Pembentukan sub-merek Linghui diyakini berkaitan dengan strategi BYD dalam menjaga citra merek utamanya. Selama ini, banyak model BYD digunakan secara luas sebagai kendaraan layanan transportasi online karena biaya operasional yang relatif rendah.

Namun, kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi persepsi merek, terutama ketika BYD mulai merambah segmen kendaraan kelas menengah ke atas.

Dengan memisahkan lini kendaraan taksi online ke bawah bendera Linghui, BYD dapat tetap menjaga positioning mereknya di berbagai segmen pasar.


Berita Terkait


News Update