Meski mengusung merek baru, seluruh model Linghui dibangun dari basis kendaraan BYD yang telah lebih dulu dipasarkan.
Linghui e9 menggunakan platform sedan BYD Han, Linghui e7 berbasis Sealion 06 EV, Linghui e5 mengadopsi Qin Plus EV, sementara Linghui M9 dikembangkan dari BYD Xia berjenis MPV.
Baca Juga: SUV Terbaru Hyundai Siap Muncul di IIMS 2026, Ini Bocoran Model dan Aktivitasnya
Langkah ini dinilai sebagai strategi efisiensi, sekaligus mempercepat penetrasi Linghui di pasar transportasi online.
Pembentukan sub-merek Linghui diyakini berkaitan dengan strategi BYD dalam menjaga citra merek utamanya. Selama ini, banyak model BYD digunakan secara luas sebagai kendaraan layanan transportasi online karena biaya operasional yang relatif rendah.
Namun, kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi persepsi merek, terutama ketika BYD mulai merambah segmen kendaraan kelas menengah ke atas.
Dengan memisahkan lini kendaraan taksi online ke bawah bendera Linghui, BYD dapat tetap menjaga positioning mereknya di berbagai segmen pasar.
