34 KK Korban Longsor Cisarua Masih Bertahan di Pengungsian Menunggu Relokasi

Selasa 03 Feb 2026, 18:37 WIB
Sebagian pengungsi yang masih bertahan di Gor Desa Pasirlangu. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Sebagian pengungsi yang masih bertahan di Gor Desa Pasirlangu. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Nasib 34 kepala keluarga (KK) korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), masih menggantung.

Bahkan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat belum bisa menentukan lokasi relokasi lantaran, masih menunggu hasil kajian tim geologi.

Dengan kondisi yang belum stabil pascabecana, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan, pihaknya tak ingin gegabah terlebih, kontur tanah di wilayah Cisarua terbilang rawan longsor.

"Jadi, sampai sekarang kami masih carikan beberapa alternatif dan sedang dalam pengkajian dari geologi,” ujar Jeje, Selasa 3 Februari 2026.

Baca Juga: Disdik Bandung Barat Instruksikan Siswa Belajar Secara Daring Sementara Waktu

Menurut Jeje, relokasi tidak bisa asal pindah. Keselamatan warga jadi pertimbangan utama.

"Warga maunya tetap di wilayah Desa Pasirlangu. Tapi tetap harus dicek ke badan geologi, aman atau tidak untuk ditinggal,"  katanya.

Sementara itu, DPRD KBB mendesak agar Pemkab bergerak cepat. Ketua Komisi III DPRD KBB, Piter Juandys, saat meninjau Posko Bencana Longsor Desa Pasirlangu, menegaskan relokasi tak boleh berlarut-larut.

"Pemda Bandung Barat harus menyikapi secara cepat. Mau pakai tanah desa atau tanah yang dibebaskan, itu harus segera diputuskan," tegas Piter.

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Satgas Pangan Polda Banten dan Bapanas Sidak Lotte Mart Serang

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, sektor relokasi berada di bawah Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim). Ia meminta penentuan titik lokasi segera dilakukan sesuai instruksi Bupati dan Sekda.


Berita Terkait


News Update