TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Unit Reskrim Polsek Pasar Kemis memastikan tidak ada tawuran dalam insiden penemuan dua pelajar SMP tergeletak bersimbah darah di Jalan Rebo, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang pada Jumat, 30 Januari 2026 lalu.
Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Ipda Ahmad Dasuki mengatakan, setelah menerima informasi adanya pelajar tergeletak diduga korban tawuran, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian.
"Korban berinisial R dan J. Saat kami sampai di lokasi, korban sudah dibawa oleh warga ke rumah sakit. Kami lakukan juga pemeriksaan lokasi dan meminta keterangan dari saksi yang melihat peristiwa tersebut," katanya, Minggu, 1 Februari 2026.
Dasuki menjelaskan, dari keterangan saksi diketahui bahwa tidak ada peristiwa tawuran ataupun aksi kejar-kejaran terhadap dua korban tersebut.
Baca Juga: Soal Bau di RDF Rorotan, Pramono: Masalahnya Transportasi untuk Angkut Sampah
"Beberapa saksi yang kami mintai keterangan mengatakan kedua korban mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, lalu menabrak tiang hingga terpental ke tengah jalan," ucapnya.
Lebih lanjut, Dasuki menyebut bahwa pihaknya juga telah menelusuri jalan lintasan yang dilalui korban.
Dari hasil pengecekan CCTV di sekitar lintasan, tidak ditemukan adanya aksi tawuran maupun kejar-kejaran antar kelompok.
"Sudah kami lakukan pemeriksaan CCTV di lintasan yang dilalui korban dan tidak terlihat adanya tawuran atau aksi kejar-kejaran seperti yang viral di media sosial," ujar dia.
Baca Juga: Hujan Deras di Penjaringan, Jalan Muara Baru hingga Pemukiman Warga Tergenang Banjir
Lebih lanjut, saat ini kedua korban masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Metro Hospital, Cikupa, Kabupaten Tangerang.
