Ratusan Relawan MBG di Pandeglang Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan

Kamis 29 Jan 2026, 14:28 WIB
Ratusan relawan SPPG dari beberapa kecamatan di Pandeglang saat mengikuti pelatihan penjamah makanan. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

Ratusan relawan SPPG dari beberapa kecamatan di Pandeglang saat mengikuti pelatihan penjamah makanan. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Ratusan relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengikuti pelatihan tentang penjamah makanan di Gedung PKPRI Cikendol pada Kamis, 28 Januari 2026.

Peserta yang hadir berjumlah 932 orang, merupakan relawan dari 8 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan 3 yayasan, diantaranya yayasan Daar El Ulum, H Kasmidi dan yayasan Toha Asep Suherman.

Salah satu perwakilan relawan SPPG, Fahru Rijal mengungkapkan, pelatihan penjamah makanan bagi para relawan penting dalam meningkatkan profesionalisme.

Pelatihan ini menjadi salah satu syarat bagi SPPG untuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Baca Juga: Tim SAR Temukan Dua Korban Longsor Pasirlangu Bandung Barat

"Jumlah relawan SPPG yang ikut pelatihan ini sekitar 392 orang dari 8 SPPG. Pelatihan hal administratif yang perlu ditempuh SPPG untuk memiliki SLHS," ujar Rijal.

Setelah para relawan menyelesaikan pelatihan penjamah makanan, tahapan selanjutnya adalah peluncuran distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun demikian, pelaksanaan launching distribusi MBG tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Kalau launching itu nanti masing-masing SPPG," katanya.

Baca Juga: Guru SMP di Luwu Utara Jadi Korban Penganiayaan Oleh Siswa Usai Ditegur Bolos

Dalam kegiatan pelatihan ini, para relawan berasal dari gabungan sejumlah SPPG yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Pandeglang, yakni Menes, Cikedal, Pagelaran, Pandeglang, dan Carita.

"Setelah mengikuti kegiatan ini, para relawan nantinya akan mendapatkan sertifikat juga," ungkap dia.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan Pandeglang, Zaenal Mutaqin menyampaikan bahwa setiap SPPG ini memang harus memiliki SLHS.

Hal ini merupakan atensi dari Dinkes Pandeglang dalam memastikan keamanan pangan dalam pelaksanaan progam MBG.

Baca Juga: Viral! Pedagang Sate di Malioboro Teriak Histeris Saat Dirazia Satpol PP, Ini Penjelasannya

"Pelatihan bagi relawan SPPG ini merupakan rangkaian untuk menempuh SLHS. Hari ini ada 8 SPPG yang mengikutsertakan relawannya untuk pelatihan penjamah makanan," ucap Zaenal.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan, para relawan bisa memahami bagaimana mengolah dan menyajikan makanan sesuai standar Badam Gizi Nasional (BGN).

"Jadi, bukan hanya sebatas syarat untuk SLHS bagi SPPG. Tapi para relawannya harus profesional dalam menyajikan pangan yang aman dan sehat," ujarnya. (fat)


Berita Terkait


News Update