Isu Eva Nurasyifa dan Sultan Malaysia Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!

Kamis 29 Jan 2026, 16:57 WIB
Potret Eva Nurasyifa (Sumber: TikTok/evaanurr)

Potret Eva Nurasyifa (Sumber: TikTok/evaanurr)

POSKOTA.CO.ID - Istilah pencarian seperti “Eva Nurasyifa Sultan Malaysia” dan “Eva Nurasyifa dan Sultan” sempat menjadi trending di pencarian TikTok.

Viral-nya kata kunci tersebut memicu beragam spekulasi liar, mulai dari isu video call dewasa hingga dugaan penipuan yang melibatkan sosok misterius yang dijuluki “Sultan Malaysia”.

Isu yang beredar menyebut Eva Nurasyifa diduga terlibat komunikasi tak pantas dengan seorang pria asing, bahkan dikabarkan menjadi korban penipuan oleh Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia yang mengaku sebagai sultan.

Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, informasi tersebut tidak terbukti kebenarannya dan diduga kuat hanya merupakan asumsi warganet yang berkembang tanpa dasar jelas.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald Bergulir, Korban RR Diperiksa 10 Jam

Klarifikasi Fakta di Balik Isu Eva Nurasyifa

Fakta di balik isu Eva Nurasyifa (Sumber: TikTok/evaanurr)

Faktanya, polemik ini bermula dari percakapan telepon biasa yang terjadi saat Eva Nurasyifa melakukan siaran langsung di TikTok.

Pria yang berbincang dengannya diketahui bernama Sultan Rafli Aveiro, seorang anggota kepolisian yang merupakan tunangan resmi Eva Nurasyifa.

Kesalahpahaman muncul ketika warganet salah menafsirkan penyebutan kata “sultan” dalam percakapan tersebut.

Sebutan itu langsung diasosiasikan dengan figur sultan dari Malaysia, sehingga memicu narasi keliru tentang “Sultan Malay”.

Baca Juga: Ramai Usai Jule Live, Daehoon Pilih Fokus Anak dan Hentikan Polemik

Padahal, kata “Sultan” merujuk pada nama pribadi tunangannya, bukan gelar kebangsawanan atau sosok pejabat asing sebagaimana yang ramai diasumsikan publik.

Hoaks Berkembang dan Penyalahgunaan Nama Eva Nurasyifa

Sayangnya, miskomunikasi ini dengan cepat berubah menjadi kabar bohong yang merugikan.

Narasi palsu berkembang, menyebut Eva Nurasyifa terlibat video call dewasa hingga menjadi korban penipuan dengan iming-iming uang.

Situasi ini kemudian dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Berbagai kata kunci seperti “Eva Nurasyifa eksklusif”, “Eva Nur viral 7 menit”, hingga “Eva Nur Asyifa viral” sengaja disebarkan demi menarik perhatian dan klik.

Tak sedikit akun palsu bermunculan, menawarkan tautan yang diklaim berisi konten pribadi atau dewasa milik Eva Nurasyifa.

Baca Juga: Viral Paspampres Disemprot Wartawan Inggris Karena Larang Meliput Kunjungan Presiden Prabowo

Peringatan Keamanan Digital untuk Warganet

Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap link mencurigakan yang beredar di media sosial. Tautan yang dibagikan oleh akun tidak resmi hampir dapat dipastikan merupakan penipuan.

Link tersebut berpotensi mengarah ke situs tidak relevan, praktik phishing untuk mencuri data pribadi, atau bahkan penyebaran malware yang membahayakan perangkat pengguna.

Klarifikasi ini diharapkan dapat menghentikan penyebaran misinformasi yang merugikan Eva Nurasyifa sekaligus menyesatkan publik.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi warganet untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya, demi menjaga keamanan serta kesehatan ruang digital.


Berita Terkait


News Update