KUR BSI 2026 Resmi Dibuka, UMKM Bisa Akses Pembiayaan Syariah hingga Rp500 Juta

Rabu 28 Jan 2026, 14:27 WIB
Syarat dan cara pengajuan pinjaman KUR BSI 2026 bebas riba. (Sumber: Pemerintah Aceh)

Syarat dan cara pengajuan pinjaman KUR BSI 2026 bebas riba. (Sumber: Pemerintah Aceh)

POSKOTA.CO.ID - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI 2026.

Produk pembiayaan berbasis prinsip syariah ini menjadi rujukan utama UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha dengan skema ringan, transparan, dan berkelanjutan.

KUR BSI 2026 menawarkan margin pembiayaan setara enam persen sesuai kebijakan program KUR nasional, tanpa biaya provisi maupun administrasi. Skema tersebut dirancang untuk mendukung modal kerja dan investasi usaha produktif, mulai dari skala mikro hingga kecil dan menengah.

Plafon pembiayaan yang mencapai Rp500 juta menjadikan KUR BSI sebagai salah satu produk pembiayaan syariah UMKM paling kompetitif pada 2026. Ditambah dengan fleksibilitas tenor hingga 48 bulan, pelaku usaha memiliki ruang perencanaan keuangan yang lebih stabil dan terukur.

Baca Juga: Plafon KUR BRI 2026 Akhir Januari Berapa? Simak Daftar Tabel Angsuran dan Syarat Pinjamnya

Skema KUR BSI 2026 Berdasarkan Kebutuhan Usaha

BSI membagi KUR ke dalam tiga kategori utama, yakni KUR Super Mikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil. Pembagian ini bertujuan memudahkan calon nasabah memilih jenis pembiayaan paling relevan tanpa terbebani persyaratan yang tidak sesuai skala usaha.

KUR Super Mikro untuk Usaha Pemula

KUR Super Mikro BSI ditujukan bagi pelaku usaha pemula yang membutuhkan modal awal. Plafon pembiayaan berada pada kisaran Rp1 juta hingga Rp10 juta, baik untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi awal.

Margin pembiayaan ditetapkan setara enam persen dengan tenor maksimal 36 bulan. Jenis pembiayaan ini umumnya dimanfaatkan oleh usaha rumahan, pedagang kecil, serta UMKM yang baru mulai berkembang secara mandiri.

KUR Mikro untuk Pengembangan Usaha

Bagi UMKM yang telah berjalan dan membutuhkan tambahan modal lebih besar, BSI menyediakan KUR Mikro. Plafon pembiayaan berada di atas Rp10 juta hingga maksimal Rp100 juta sesuai kebutuhan usaha produktif.

Tujuan pembiayaan mencakup modal kerja maupun investasi dengan tenor hingga 36 bulan. Skema ini cocok bagi UMKM yang ingin meningkatkan kapasitas produksi, menambah alat usaha, atau memperluas jangkauan pemasaran secara bertahap.

KUR Kecil untuk UMKM Lebih Mapan

Sementara itu, KUR Kecil BSI menyasar pelaku UMKM yang sudah lebih mapan. Plafon pembiayaan berkisar Rp100.000.001 hingga Rp500.000.000 dengan tenor maksimal 48 bulan.


Berita Terkait


News Update