Hindari meminta kata sandi, kode OTP, atau akses penuh ke akun teman. Transaksi sebaiknya dilakukan bersama atau dengan pengawasan langsung pemilik akun.
4. Sadari Risiko Hukum dan Kredit
Jika terjadi masalah, nama pemilik akunlah yang tercatat di sistem penyedia layanan keuangan dan SLIK OJK. Risiko ini harus dipahami bersama sejak awal.
Waspada Penipuan: Akun ShopeePayLater dan SPinjam Dibobol
Risiko penggunaan akun PayLater semakin besar ketika dikaitkan dengan maraknya kejahatan siber. Salah satu kasus yang sempat mencuat dialami oleh pengguna bernama Tania Putri, yang mengaku akun Shopee miliknya diretas hingga limit SPayLater dan SPinjam terkuras habis.
Meski telah melapor ke pihak Shopee, korban tetap diminta melunasi tagihan. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem sering menganggap transaksi sah apabila dilakukan dari akun pengguna, meskipun sebenarnya hasil peretasan.
Menanggapi hal tersebut, kanal YouTube Solusi Keuangan membagikan langkah-langkah penting bagi korban.
Baca Juga: Cara Aktifkan Paylater Mandiri 2026: Syarat, Limit hingga Rp20 Juta, dan Panduan Lengkap
Laporkan ke Polisi, Bukan Hanya ke Platform
“Kecuali Kakak membawa masalah ini ke jalur hukum ke kantor polisi dan melaporkan si penipunya, baru akan ada proses hukumnya,” ujar narator Solusi Keuangan dalam tayangan edukatifnya.
Laporan polisi menjadi bukti kuat bahwa transaksi yang terjadi merupakan tindak pidana, bukan kelalaian pengguna.
Gunakan Bukti Lapor Saat Penagihan
Selama proses hukum berjalan, korban biasanya tetap dihubungi penagih. Dalam kondisi ini, surat laporan kepolisian dapat digunakan sebagai dasar komunikasi agar penagihan dilakukan secara proporsional.
Peluang Pemutihan Tagihan
Jika terbukti sebagai korban penipuan dan menunjukkan itikad baik, penyedia layanan umumnya memiliki kebijakan khusus. Korban penyalahgunaan data sering masuk dalam prioritas evaluasi penghapusan tagihan, meski prosesnya membutuhkan waktu.
Pencegahan Lebih Baik daripada Mengobati
Kasus pembobolan akun menjadi pengingat bahwa keamanan digital adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah memberikan data pribadi, kode OTP, atau akses akun kepada siapa pun, termasuk orang terdekat.
“Sekali data diberikan, risikonya sangat besar dan solusinya tidak mudah,” tegas narator Solusi Keuangan.
