Baca Juga: Rupiah Nyaris Sentuh Rp17.000 per Dolar, Menkeu Purbaya: Nanti Juga Menguat Lagi
Target Pertumbuhan Ekonomi 2026 Dipatok 6 Persen
Untuk memperkuat ekonomi nasional, Purbaya menyiapkan sejumlah kebijakan strategis. Di antaranya adalah pelonggaran likuiditas, perbaikan iklim investasi, serta kolaborasi erat dengan otoritas moneter.
Ekonomi Indonesia pada 2025 diyakini akan tumbuh 5,2 persen sesuai target. Sementara itu, pada tahun ini Purbaya menjanjikan ekonomi mampu tumbuh hingga 6 persen.
"Tahun ini 6 persen bisa. Karena ekonomi itu responnya cenderung agak lambat terhadap stimulus pulih berapa bulan. Kalau saya inject sekarang, ke sistem mungkin 4 bulan baru kelihatan," terangnya.
Baca Juga: Purbaya Siapkan Cukai Khusus Rokok Ilegal, Produsen Bandel Terancam Ditutup
Bantah Isu Intervensi Politik terhadap Bank Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga menepis spekulasi yang mengaitkan kondisi rupiah dengan pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan independensi Bank Indonesia tidak akan terganggu oleh keputusan politik. "Orang spekulasi dia independensinya hilang. Saya pikir nggak akan begitu," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Purbaya kembali menekankan bahwa pemerintah akan menjaga pondasi ekonomi agar semakin kuat, sehingga rupiah bisa kembali stabil.
"Nanti kalau begitu insaf juga langsung menguat lagi rupiah karena pondasi ekonominya kita akan jaga supaya semakin membaik ke depan pertumbuhan ekonomi akan semakin cepat Semakin cepat, semakin cepat," pungkasnya.
