Rencana Pembangunan Skate Park di Kolong Tol Angke Tambora Bakal Didesain Ramah Anak

Senin 19 Jan 2026, 17:05 WIB
Petugas melakukan pembersihan puing pasca pembongkaran bangunan liar di kolong tol Angke, Tambora, Jakarta Barat. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Petugas melakukan pembersihan puing pasca pembongkaran bangunan liar di kolong tol Angke, Tambora, Jakarta Barat. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

"Diharapkan nanti dengan masukan dan juga kebutuhan dari warga khususnya pemuda, di sini mereka membutuhkan lapangan olahraga, yang terutama di sini skate park bisa difasilitasi oleh pemerintah, khususnya Pemerintah Kota," ujarnya.

Diharapkan Jadi Wadah Positif untuk Masyarakat

Rencana pembangunan skate park di kolong tol Angke Kecamatan Tambora Jakarta Barat diharapkan bisa menjadi wadah positif untuk masyarakat. Kepala Seksi Olahraga Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat, Tomi Ari Sudewo mengatakan, pembangunan skate park salah satunya untuk mencegah tawuran.

"Untuk dari Sudin Pora dalam rangka pencegahan tawuran, tentunya pembangunan venue dan ini yang dibutuhkan oleh rekan-rekan pemuda di Kecamatan Tambora. Rekan-rekan pemuda yang mengusulkan agar dibuatkan skateboard," ucap Tomi kepada wartawan, Senin, 19 Januari 2026.

Baca Juga: Polisi Ambil Langkah Diversi Terhadap ABH yang Terlibat Peredaran Narkoba di Beji Depok

"Tentunya dengan arahan Bu Wali dan bekerja sama dengan seluruh stakeholder dan OPD yang ada di wilayah Jakarta Barat, kami akan mewujudkan venue itu dan mohon doanya semoga dapat terealisasi," kata dia.

Tomi menyampaikan, penambahan ruang terbuka hijau (RTH) yakni berupa skate park merupakan salah satu strategi dalam rangka pencegahan tawuran antar kelompok. Dengan adanya RTH berupa skate park, diharapkan masyarakat khususnya remaja hingga anak-anak muda dapat melakukan kegiatan positif secara kolektif dan menular.

Disisi lain, pembangunan skate park juga berdasarkan usulan dari beberapa pelaku tawuran yang ditangkap dan mendapatkan pembinaan dari Pemerintah.

"Karena ini permintaan yang langsung Bu Wali tanyakan kepada yang pelaku tawuran, jadi mereka membutuhkan lapangan Skateboard. Itu permintaan langsung dari pemuda yang melakukan tawuran," ujar Tomi.

Baca Juga: Ular Sanca Masuk ke Saluran Pembuangan Rumah Warga di Bogor, Damkar Bantu Evakuasi

Wajah Baru Kolong Tol Angke

Kolong tol Angke sebelumnya dijajaki oleh masyarakat yang mendirikan bangunan liar di kawasan itu. Pada Desember 2024, Pemprov DKI Jakarta membongkar seluruh bangunan liar yang berdiri di lokasi tersebut.

Total ada sekitar 257 kepala keluarga terdiri dari 685 jiwa warga kolong tol Angke, baik yang KTP DKI Jakarta maupun yang non DKI Jakarta.

Sejumlah warga yang ber KTP DKI Jakarta telah direlokasi ke rumah susun (Rusun) Rawa Buaya, Rusun Tegal Alur, Rusun Daan Mogot, dan di Rusun PIK Pulo Gadung.


Berita Terkait


News Update