POSKOTA.CO.ID - Update informasi mengenai tabel Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 untuk pinjaman Rp100 juta.
Bagi pelaku UMKM, memahami simulasi cicilan KUR BRI 2026 sebelum mengajukan pinjaman menjadi langkah krusial.
Perhitungan angsuran bulanan tidak hanya sekadar mengetahui besaran cicilan, tetapi juga menjadi dasar dalam menyusun perencanaan keuangan usaha.
Dengan memahami beban cicilan sejak awal, pelaku usaha dapat menyesuaikan tenor pinjaman dengan kemampuan arus kas, sehingga kewajiban pembayaran tidak justru mengganggu stabilitas keuangan bisnis di kemudian hari.
Melalui pembaruan tabel KUR BRI 2026 pinjaman Rp100 juta ini, pelaku UMKM dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas terkait besaran cicilan sesuai pilihan tenor.
Selain memahami tabel cicilan, pelaku usaha juga perlu mengetahui persyaratan administrasi, mekanisme pengajuan, serta proses verifikasi yang akan dilakukan pihak bank.
Baca Juga: Cara Ajukan KUR BRI 2026 Online dan Offline, Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Jaminan
Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp100 Juta
Simulasi angsuran KUR BRI 2026 berikut menggunakan suku bunga 6 persen efektif per tahun, sesuai ketentuan KUR yang berlaku.
Besaran cicilan per bulan akan berbeda tergantung pilihan tenor yang diambil oleh debitur. Berikut rincian cicilan KUR BRI 2026 untuk pinjaman Rp100 juta.
- Tenor 12 bulan: Rp8.833.333 per bulan
- Tenor 18 bulan: Rp6.055.556 per bulan
- Tenor 24 bulan: Rp4.666.667 per bulan
- Tenor 36 bulan: Rp3.277.778 per bulan
- Tenor 48 bulan: Rp2.583.333 per bulan
- Tenor 60 bulan: Rp2.166.667 per bulan
Baca Juga: Kapan KUR BRI 2026 Dibuka? Ketahui Cara Pengajuan, Syarat, dan Tips Lolos BI Checking
Syarat Pengajuan KUR BRI 2026 Pinjaman Rp100 Juta
Agar pengajuan KUR BRI 2026 dapat diproses, calon debitur wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan usaha.
Persyaratan ini ditetapkan untuk memastikan kelayakan usaha serta kemampuan membayar cicilan. Berikut syarat KUR BRI 2026 pinjaman Rp100 juta.
- Warga Negara Indonesia (WNI), berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit produktif lain, kecuali KPR, KKB, atau kartu kredit
- Menyiapkan e-KTP, Kartu Keluarga, dan buku nikah (jika sudah menikah)
- Memiliki NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
- NPWP wajib dimiliki untuk pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta
Cara Mengajukan KUR BRI 2026
Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan melalui dua jalur resmi yang disediakan Bank Rakyat Indonesia.
Calon debitur dapat memilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
1. Datang Langsung ke Kantor Cabang BRI
Calon debitur dapat mengajukan permohonan KUR dengan mendatangi kantor cabang BRI terdekat.
Pada proses ini, pemohon akan dibantu petugas untuk pengisian formulir, pengecekan dokumen, serta konsultasi awal terkait plafon dan tenor pinjaman.
2. Pengajuan Online melalui Aplikasi BRImo
BRI juga menyediakan layanan pengajuan KUR secara digital melalui aplikasi resmi BRImo.
Pemohon dapat mengisi data diri, data usaha, memilih nominal pinjaman dan tenor, serta mengunggah dokumen persyaratan langsung melalui aplikasi.
Setelah pengajuan masuk, petugas BRI akan melakukan verifikasi data dan survei usaha.
Apabila seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan usaha dinilai layak, dana KUR akan dicairkan langsung ke rekening pemohon.
Baca Juga: Bunga KUR BRI 2026 6 Persen Flat? Ini Hitungan Cicilan dan Ketentuan Tenornya
Tips Agar Pengajuan KUR BRI Disetujui
Meski persyaratan KUR BRI tergolong mudah, tidak sedikit pengajuan yang gagal akibat kendala administratif maupun teknis.
Untuk meningkatkan peluang persetujuan, calon debitur disarankan memperhatikan beberapa hal berikut.
1. Buka Rekening BRI Terlebih Dahulu
Memiliki rekening tabungan BRI sebelum mengajukan KUR menunjukkan kesiapan dan keseriusan pemohon, sekaligus mempermudah proses pencairan dana.
2. Ajukan Nominal Pinjaman Secara Bertahap
Bagi pemohon pertama, disarankan tidak langsung mengajukan pinjaman dengan nominal besar. Pengajuan bertahap dinilai lebih aman dan berpeluang lebih besar untuk disetujui.
3. Siapkan Pembukuan Usaha Sederhana
Catatan keuangan usaha, meskipun sederhana, menjadi nilai tambah saat proses survei. Pembukuan membantu bank menilai arus kas dan kemampuan bayar pemohon.
4. Pastikan Data Administrasi Konsisten
Data pada KTP, Kartu Keluarga, dan formulir pengajuan harus sama dan tidak terdapat perbedaan, guna menghindari kendala saat verifikasi.
5. Cek Riwayat Kredit melalui SLIK OJK
Sebelum mengajukan KUR, pemohon disarankan mengecek riwayat kredit secara mandiri untuk memastikan tidak ada catatan kredit macet yang dapat menghambat persetujuan.
Dengan mengikuti panduan diatas, peluang pengajuan KUR BRI 2026 untuk disetujui akan semakin besar dan proses pencairan dapat berjalan lebih lancar.