Hujan Deras Guyur Jakarta, BPBD Catat 47 RT dan 23 Ruas Jalan Tergenang

Minggu 18 Jan 2026, 17:29 WIB
Ilustrasi, sejumlah jalan di wilayah Jakarta tergenang akibat cuaca buruk dan hujan deras. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha)

Ilustrasi, sejumlah jalan di wilayah Jakarta tergenang akibat cuaca buruk dan hujan deras. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu, 18 Januari 2026 menyebabkan terjadinya genangan di sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 15.00 WIB, genangan masih terjadi di 47 RT serta 23 ruas jalan.

“Hujan deras menjadi faktor utama terjadinya genangan, ditambah luapan sungai di beberapa wilayah. Saat ini kami terus melakukan pemantauan dan penanganan secara intensif,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, saat dikonfirmasi, Minggu, 18 Januari 2026.

Menurut Yohan, genangan tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 100 sentimeter.

Baca Juga: Penemuan Jasad Bayi Mengambang di Kolam Empang Gegerkan Warga Tajurhalang Bogor

Di Jakarta Barat, genangan tercatat di 21 RT yang tersebar di lima kelurahan, antara lain Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Jelambar, Kamal, dan Tegal Alur.

Ketinggian air di wilayah tersebut berkisar 10 hingga 50 sentimeter, dengan penyebab utama curah hujan tinggi serta luapan Kali Semongol di Kelurahan Kamal.

Sementara di Jakarta Pusat, genangan merendam 13 RT di Kelurahan Serdang dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter.

Kemudian di Jakarta Timur ada 8 RT terdampak, terutama di Kelurahan Rawa Terate yang ketinggian airnya mencapai 50 hingga 90 sentimeter.

Baca Juga: Dinas SDA DKI Maksimalkan 612 Unit Pompa Atasi Genangan di Sejumlah Jakarta

Adapun Jakarta Utara terdapat 5 RT yang masih tergenang di wilayah Pademangan Barat, Tanjung Priok, dan Kapuk Muara.

"Selain permukiman juga ada sebanyak 23 ruas jalan masih tergenang, dengan kondisi terparah terjadi di Jalan Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara, yang ketinggian airnya mencapai 100 sentimeter. Di Jakarta Barat dan Jakarta Utara juga terdampak dengan ketinggian air antara 10 hingga 70 sentimeter," ungkap Yohan.

Akibat genangan tersebut, puluhan warga terpaksa mengungsi. Di Jakarta Barat, sebanyak 12 kepala keluarga atau 29 jiwa mengungsi di RPTRA Alur Anggrek, Kelurahan Tegal Alur.

Sementara di Jakarta Timur, 12 kepala keluarga dengan total 24 jiwa mengungsi di Lapangan United Tractors dan Masjid Al Istiqomah, Kelurahan Rawa Terate.

Baca Juga: Unjuk Rasa Warga Penjaringan, Tolak Aktivitas Sampah Ilegal di Kawasan Muara Baru

"Sejumlah wilayah sudah mulai surut, di antaranya Kelurahan Duri Kepa, Jembatan Lima, Rawa Buaya, hingga Kampung Melayu. Beberapa ruas jalan utama juga telah kembali dapat dilalui kendaraan," ucap Yohan.

Yohan menyampaikan bahwa pihaknya terus mengerahkan personel untuk mempercepat penanganan genangan.

Kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan serta memastikan saluran air berfungsi optimal. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan.

"Target kami genangan dapat surut dalam waktu cepat," ujarnya. (man)


Berita Terkait


News Update