Game TheoTown Ramai Dimainkan WNI, Simulasi Kota Ini Dianggap Cerminan Gaya Kepemimpinan Indonesia

Minggu 18 Jan 2026, 16:50 WIB
Tampilan kota virtual buatan pemain Indonesia di game Theotown yang viral di media sosial awal 2026. (Sumber: Facebook/Thetown Indonesia)

Tampilan kota virtual buatan pemain Indonesia di game Theotown yang viral di media sosial awal 2026. (Sumber: Facebook/Thetown Indonesia)

Sebagai game simulasi city-building, Theotown menawarkan kebebasan penuh dalam mengatur pajak, infrastruktur, transportasi, hingga layanan publik. Fleksibilitas ini dinilai cocok dengan gaya bermain kreatif gamer Indonesia yang gemar bereksperimen.

Simulasi membangun gedung pertamina di game thetown (Sumber: Facebook/Theotown Indonesia)

Kueri seperti game simulasi kota, Theotown viral 2026, pemain Indonesia Theotown, hingga game city building Android pun ikut melonjak di mesin pencari.

Warganet menilai tren ini sebagai bukti bahwa gamer Indonesia tidak hanya konsumtif, tetapi juga kreatif dalam membangun narasi. Tertutama ketika membangun suatu kebijakan oleh pejabat yang relate dengan keadaan masyarakat.

Baca Juga: Siapa Noe Letto? Anak Cak Nun yang Masuk Jajaran Tenaga Ahli DPN Kemhan RI, Ini Profilnya

“Antara ini menyindir atau ingin merasakan hal yg sama saat berkuasa” ujar @zrz***

“Yang lebih berasa tema politiknya padahal ada Tropico, tapi pixel art di TheoTown lebih unik dan ringan buat spek” ujar @kro***

“Bukan simulasi wni tp mrk sarkas pemerintah melalui game, d screenshot lalu d bagikan ke sosmed utk jd candaan.” Ujar @tir***

“ini mah bukan sarkas, emg udh tabiatny org indo kalo diksih kekuasaan, rakyat cerminan pejabat” ujar @lit***

“Ada sebuah petuah gaming yang mengatakan "Jika anda ingin melihat sifat asli seseorang, berikan dia menit bermain di Theotown.” Ujar ase***

Dengan ramainya pemain lokal, Theotown kini kembali masuk daftar game simulasi yang direkomendasikan di berbagai forum. Sebuah kebangkitan yang tak terduga, dipicu oleh kreativitas warganet Indonesia.


Berita Terkait


News Update