Benarkah KUR BRI Tanpa Jaminan? Ini Penjelasan Resmi dan Fakta di Lapangan

Jumat 16 Jan 2026, 17:54 WIB
KUR BRI Tanpa Jaminan Disebut Hoaks, Simak Ketentuan Sebenarnya Sebelum Mengajukan Pinjaman (Sumber: Poskota/Yusuf Sidiq)

KUR BRI Tanpa Jaminan Disebut Hoaks, Simak Ketentuan Sebenarnya Sebelum Mengajukan Pinjaman (Sumber: Poskota/Yusuf Sidiq)

Prinsip Kehati-hatian Bank BRI dalam Penyaluran Kredit

Dari sisi perbankan, BRI terikat pada prinsip prudential banking atau kehati-hatian kredit. Bank wajib menjaga rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) agar tetap sehat.

“Kami tetap mendukung penuh program KUR pemerintah, namun sebagai bank kami juga harus memastikan kualitas kredit agar dana masyarakat tetap aman,” kata perwakilan manajemen BRI dalam penjelasan resminya.

Tanpa jaminan, risiko kredit macet dinilai lebih tinggi, terutama jika debitur belum memiliki rekam jejak usaha yang kuat atau arus kas yang stabil. Inilah yang memicu konflik kebijakan antara semangat pemerintah dan manajemen risiko bank.

Baca Juga: Cara Ajukan KUR BRI 2026 Online dan Offline, Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Jaminan

KUR Mikro Tanpa Agunan: Apa Syaratnya?

Secara umum, KUR Mikro BRI memang dapat diajukan tanpa jaminan tambahan, hingga plafon tertentu, biasanya berkisar Rp50 juta hingga Rp100 juta, tergantung skema dan penilaian kredit.

Namun, tanpa jaminan bukan berarti tanpa syarat. Debitur tetap harus memenuhi ketentuan administratif dan kelayakan usaha, antara lain:

  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
  • Memiliki dokumen usaha (NIB atau surat keterangan usaha)
  • Memiliki KTP dan Kartu Keluarga
  • Memiliki NPWP (untuk plafon tertentu)
  • Riwayat kredit yang baik (tidak bermasalah di SLIK OJK)
  • Penilaian akhir tetap berada di tangan analis kredit di masing-masing unit BRI.
  • Hoaks Pinjaman Rp500 Juta Tanpa Jaminan

Di tengah kebutuhan modal yang tinggi, beredar pula klaim pinjaman BRI tanpa jaminan hingga Rp500 juta yang viral di media sosial. Informasi ini telah diklarifikasi sebagai hoaks.

BRI menegaskan bahwa pinjaman tersebut bukan produk resmi, dan masyarakat diminta berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan KUR atau bank BUMN.

“Seluruh informasi resmi terkait KUR hanya disampaikan melalui kanal resmi BRI dan pemerintah,” tulis BRI dalam klarifikasi resminya.

Berdasarkan regulasi dan praktik di lapangan, dapat disimpulkan bahwa KUR BRI belum sepenuhnya tanpa jaminan dalam semua kondisi. Pemerintah memang mendorong KUR mikro tanpa agunan, tetapi bank tetap memiliki kewenangan menilai risiko kredit.

Artinya, klaim bahwa KUR BRI pasti tanpa jaminan tidak sepenuhnya keliru, namun juga tidak bisa digeneralisasi. Semua bergantung pada profil usaha, kelayakan peminjam, serta kebijakan unit kerja BRI setempat.


Berita Terkait


News Update