Pada 2026, aturan itu diubah. Semua jenis usaha, mulai dari ritel, perdagangan, kerajinan, peternakan, hingga perikanan, mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengajukan pinjaman hingga tujuh kali dengan bunga flat 6 persen.
Syarat utamanya adalah kelancaran pembayaran dan hasil verifikasi kemampuan bayar oleh bank di setiap pengajuan ulang.
Baca Juga: Simulasi Cicilan KUR BRI 2026 Lengkap: Pinjaman Rp1 Juta hingga Rp50 Juta Segini Angsurannya
Persiapkan Berkas Sejak Dini
Penyaluran KUR BRI 2026 dijadwalkan dimulai pada minggu ketiga Januari 2026. Calon peminjam disarankan mempersiapkan dokumen-dokumen wajib sejak awal tahun untuk mempercepat proses. Berkas yang perlu disiapkan umumnya meliputi:
- e-KTP dan Kartu Keluarga.
- Surat Keterangan Usaha atau dokumen dari Online Single Submission (OSS).
- Riwayat pinjaman (jika ada).
- Bukti aktivitas usaha minimal 6 bulan.
Jika berkas lengkap, proses verifikasi dan survei lapangan oleh bank akan lebih cepat. Kuota awal tahun biasanya diserbu pemohon, jadi persiapan matang sangat disarankan.
Dengan kombinasi kuota besar, bunga stabil, dan aturan yang lebih adil, KUR BRI 2026 diprediksi akan menjadi stimulus kuat bagi pertumbuhan dan produktivitas UMKM Indonesia di tahun depan. Masyarakat disarankan terus memantau perkembangan resmi dari BRI untuk informasi lebih lanjut.
