Dukung Ketahanan Pangan Presiden, Rutan Tangerang Panen Cabai Puluhan Kilogram

Kamis 15 Jan 2026, 18:22 WIB
Panen Raya Rutan Kelas I Tangerang. (Sumber: Poskota/Veronica Prasetio)

Panen Raya Rutan Kelas I Tangerang. (Sumber: Poskota/Veronica Prasetio)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Presiden RI, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang melaksanakan panen raya serentak pada Kamis, 15 Januari 2026.

Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin mengatakan kegiatan Panen Raya Serentak ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemasyarakatan terhadap Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

"Sesuai arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, kegiatan ini merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ucap Irhamuddin.

Baca Juga: Wali Kota Jakarta Barat Tinjau Langsung Exit Tol Rawa Buaya yang Sering Dijajaki Pak Ogah

“khususnya pada Poin 8, yaitu penguatan kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di lapas dan rutan dengan memanfaatkan lahan tidak produktif," katanya.

Irhamuddin menyebut, pada panen raya kali ini Rutan Kelas I Tangerang menghasilkan tiga jenis komoditas untuk mendukung program ketahanan pangan.

Dari hasil panen tersebut, hasil pertanian yang berhasil diperoleh jumlahnya hingga mencapai 150 kilogram.

Baca Juga: Profil Sri Sunarti dalam Buku Broken Strings, Sosok Ibu Aurelie Moeremans yang Menjadi Mertua dr Tyler Bigenho

Panen Raya Rutan Kelas I Tangerang hasilkan 3 jenis komoditas pangan total 150 kg. (Sumber: Poskota/Veronica Prasetio)

"Tadi kami laksanakan panen tiga jenis yakni singkong, kangkung dan cabai. Masing-masing komoditas mencapai 50 kilogram," ungkapnya. 

Irhamuddin menegaskan, pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan rutan untuk kegiatan pertanian merupakan langkah strategis dalam menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan.

Program ini juga sekaligus membekali para warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sebelum nantinya kembali ke masyarakat.


Berita Terkait


News Update