DPRD Bandung Barat Buka Bersama di Hotel Bintang 5, Warga Kecewa

Selasa 03 Mar 2026, 07:34 WIB
Suasana buka puasa bersama DPRD Bandung Barat di L’Eminence Golf & Resort Lembang, Senin 2 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Suasana buka puasa bersama DPRD Bandung Barat di L’Eminence Golf & Resort Lembang, Senin 2 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID  – Di saat pemerintah pusat menggencarkan efisiensi anggaran dan warga masih berduka pascabencana longsor di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) malah menggelar acara buka puasa bersama di hotel bintang lima, Senin 2 Maret 2026 kemarin.

Kegiatan yang berlangsung di L’Eminence Golf & Resort Lembang itu dihadiri jajaran DPRD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat.

Agenda tersebut disebut sebagai ajang silaturahmi dan penguatan sinergi legislatif eksekutif.

Ketua DPRD KBB, Muhammad Mahdi, berkilah bahwa pemilihan lokasi tak perlu dipersoalkan. Menurutnya, hotel tersebut tengah menawarkan promo khusus.

Baca Juga: Hadirkan Harapan Baru di Bulan Ramadhan, Polri Bantu Renovasi Rutilahu di Cisarua Bandung Barat

"Memang terlihat seperti hotel mewah, tapi ini hotel baru yang punya promo luar biasa. Jadi kenapa tidak dimanfaatkan," ujar Mahdi.

Dia pun menegaskan, buka bersama bukan sekadar seremonial, melainkan momentum mempererat kerja sama antara DPRD dan pemerintah daerah.

Kendati begitu, pilihan tempat itu memicu sorotan publik. Sejak 2025, pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan efisiensi belanja daerah melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Instruksi tersebut secara tegas meminta pemerintah daerah memangkas belanja kegiatan seremonial, perjalanan dinas, rapat, seminar, hingga pengeluaran alat tulis kantor. Selain itu, ada pula Permendagri Nomor 12 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 yang mengatur penyesuaian alokasi transfer ke daerah dalam rangka efisiensi.

Baca Juga: 10 Jenazah Korban Tanah Longsor Cisarua Bandung Barat Dimakamkan

Di sisi lain, Kabupaten Bandung Barat disebut mengalami pengurangan pendapatan sekitar Rp130 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) infrastruktur dan Dana Alokasi Umum (DAU) mandatori.


Berita Terkait


News Update