122 ASN Depok Setingkat Kadis Dirotasi, Wali Kota: Penyegaran dan Percepatan Target Pembangunan

Kamis 15 Jan 2026, 16:15 WIB
Wali Kota Depok, Supian Suri disaksikan oleh para unsur Forkompimda Kota Depok mengucap janji kepada para ASN dan Pejabat Eselon II  di Aula Teratai Pemkot Depok, Kamis, 15 Januari 2026. (Sumber: Poskota/ Angga Pahlevi)

Wali Kota Depok, Supian Suri disaksikan oleh para unsur Forkompimda Kota Depok mengucap janji kepada para ASN dan Pejabat Eselon II  di Aula Teratai Pemkot Depok, Kamis, 15 Januari 2026. (Sumber: Poskota/ Angga Pahlevi)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Wali Kota Depok, Supian Suri melakukan perombakan posisi Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat pejabat eselon II atau kepala dinas (kadis) guna meningkatkan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat.

Tercatat perombakan yang terjadi di awal tahun 2026 ini, ada 122 ASN termasuk diantaranya ada 18 pejabat Eselon II setingkat Kadis dan Kepala BPKSDM.

Supian mengatakan perombakan ini adalah rotasi yang dilakukan dalam mempercepat pencapaian target pembangunan di tengah keterbatasan waktu serta tinggi keinginan dari masyarakat.

"Pelantikan juga rotasi jabatan ASN di lingkungan birokrasi Pemkot Depok merupakan bagian dari strategi penyegaran organisasi, sekaligus upaya memaksimalkan kinerja pemerintahan daerah," ujarnya kepada wartawan usai melantik para pejabat dan ASN di Aula Teratai Lantai 1 Pemkot Depok, Kamis, 15 Januari 2026.

Baca Juga: Profil Sri Sunarti dalam Buku Broken Strings, Sosok Ibu Aurelie Moeremans yang Menjadi Mertua dr Tyler Bigenho

"Dalam formasi baru ini, diyakini dapat menjadi pendorong percepatan program prioritas di berbagai sektor. Insyallah banyak hal yang bisa dimaksimalkan. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat yang pada jabatan sebelumnya sudah bekerja sangat maksimal, dan kini kita lakukan penyegaran untuk menjalankan jabatan-jabatan yang baru,” sambungnya.

Jabatan Strategis Masih Diisi PLT

Supian menyebutkan jabatan strategis seperti Kepala Dinas PUPR, DLHK akan dilakukan sesuai mekanisme yang ada.

Namun, untuk sementara waktu sampai ada pengukuhan terhadap dua posisi strategis tersebut, ia mengatakan akan diisi oleh pelaksana tugas.

“Sementara kita akan plt-kan kepada sekretaris dinas masing-masing untuk posisi jabatan yang kosong. Nanti mungkin kita akan open bidding atau melakukan upaya lain. Kita akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan BKN terhadap kekosongan jabatan ini,” tuturnya.

Baca Juga: Profil Sri Sunarti dalam Buku Broken Strings, Sosok Ibu Aurelie Moeremans yang Menjadi Mertua dr Tyler Bigenho

Bagi para pejabat yang baru dilantik, menurutnya akan menjalani evaluasi berkala khususnya dalam enam bulan pertama dari masa jabatan.


Berita Terkait


News Update