Penurunan Tanah Jakarta Capai 9 Cm per Tahun, Gubernur Pramono Dorong Percepatan Giant Sea Wall

Senin 12 Jan 2026, 16:39 WIB
Pramono Anung dorong percepatan pembangunan Giant Sea Wall, antisipasi penurunan tanah di Jakarta. (Sumber: beritajakarta.id)

Pramono Anung dorong percepatan pembangunan Giant Sea Wall, antisipasi penurunan tanah di Jakarta. (Sumber: beritajakarta.id)

Menurutnya, salah satu faktor utama yang meyebabkan penurunan permukaan tanah adalah pengambilan air tanah yang berlebihan.

Ini karena lapisan akuifer akan mengalami kompaksi atau pemadatan ketika air tanah dieksploitasi, kemudian menyebabkan tanah di permukaan perlahan menurun.

"Dampaknya apabila penurunan tanah terus terjadi wilayah di pesisir akan tenggelam serta gedung ataupun bangunan dapat mengalami keretakan dan mengalami kemiringnan, dan tidak optimalnya saluran air hingga kerusakan sarana jalan pun dapat menjadi akibat dari penurunan tanah," ujar Alfan.

Baca Juga: DPRD DKI Sebut Relokasi Warga TPU Kebon Nanas ke Rusunawa Bagian Penataan Pemakaman

Alfan menyebut wilayah yang berdekatan dengan pantai menjadi kawasan prioritas penanganan karena paling terdampak penurunan tanah. Sejumlah daerah rawan berada di Jakarta Utara, barat laut, dan timur laut, seperti Cengkareng, Penjaringan, Pantai Mutiara, PIK, Ancol, Cilincing, hingga Cakung.

Alfan mengatakan, salah satu langkah mitigasi utama yang dilakukan adalah menerapkan Zona Bebas Air Tanah (ZBAT) untuk memperketat pengambilan air tanah di wilayah-wilayah rentan.

"ZBAT merupakan zona tanpa pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah sesuai dengan pertimbangan kemampuan kondisi akuifer atau peta zonasi konservasi air tanah dan tersedianya dukungan pelayanan air bersih melalui jaringan air bersih perpipaan oleh Pam Jaya," kata Alfan. 

Selain itu, Alfan menyebut, larangan penggunaan air tanah juga telah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 93 Tahun 2021 tentang Zona Bebas Air Tanah. 

"ZBAT penting sebagai upaya peningkatan terhadap pengendalian pengambilan air tanah dan penurunan muka tanah," ujarnya. (cr-4)


Berita Terkait


News Update