Rincian Tabel Angsuran KUR BNI Tahun 2026 untuk UMKM, Plafon Mulai dari Rp10 Juta

Minggu 11 Jan 2026, 18:53 WIB
KUR BNI 2026: Simak Tabel Angsuran, Bunga, dan Skema Cicilan Terbarunya (Sumber: Dok/BNI)

KUR BNI 2026: Simak Tabel Angsuran, Bunga, dan Skema Cicilan Terbarunya (Sumber: Dok/BNI)

POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Republik Indonesia kembali menyalurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kebijakan strategis ini ditetapkan dengan suku bunga pinjaman flat sebesar 6 persen per tahun untuk semua pengajuan pinjaman KUR, tanpa memandang apakah itu pengajuan pertama, kedua, atau berikutnya. Kebijakan baru ini berlaku efektif mulai Januari 2026 dan juga menghapus batas maksimal pengajuan pinjaman bagi UMKM.

Menurut pernyataan Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, perubahan skema bunga KUR bertujuan untuk memberikan kepastian biaya pembiayaan yang lebih rendah dan adil bagi pelaku usaha. “Sekarang semua sama 6 persen,” ujar Maman dalam rapat koordinasi kebijakan kredit program pemerintah.

Kebijakan ini juga bertujuan mendorong keberlanjutan usaha UMKM dan memperkuat peran sektor ini sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Baca Juga: Ingin Pinjam Rp200 Juta KUR Mandiri 2026? Ini Tabel Cicilan, Syarat, dan Cara Pengajuannya

Bank Penyalur KUR 2026: BNI Fokus pada UMKM

Program KUR disalurkan melalui bank Himbara dan lembaga penyalur resmi, termasuk Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai salah satu bank penyalur utama. KUR BNI 2026 dibuka sejak awal Januari, dan pelaku UMKM dapat mulai mengajukan permohonan kredit sesuai kebijakan baru.

Hingga saat ini, BNI sudah berpengalaman dalam menyalurkan KUR secara konsisten dan berkomitmen melayani berbagai segmen pelaku usaha mikro dan kecil dengan proses pengajuan yang cepat dan praktis.

Jenis & Plafon Pinjaman KUR BNI 2026

BNI menyediakan berbagai jenis produk KUR dengan rentang plafon yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan modal usaha para pelaku UMKM. Plafon dan fitur utama KUR BNI 2026 mencakup:

BNI KUR Super Mikro: plafon kredit hingga Rp10 juta.

BNI KUR Mikro: Rp10 juta – Rp100 juta, tenor maksimal 36 bulan tanpa agunan.

BNI KUR Kecil: Rp100 juta – Rp500 juta, tenor fleksibel sesuai kebijakan bank.

BNI KUR Penempatan PMI: plafon sampai Rp100 juta.

BNI juga menyediakan opsi pembiayaan tambahan melalui produk seperti BNI Wirausaha dan BNI Fleksi (KTA) untuk kebutuhan modal yang lebih besar atau tanpa jaminan.

Syarat Pengajuan KUR BNI 2026

Agar pengajuan KUR BNI 2026 dapat disetujui, calon debitur wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Usaha aktif berjalan minimal enam bulan.
  • Fotokopi e-KTP, Kartu Keluarga, dan surat nikah (jika sudah menikah).
  • Legalitas usaha berupa NIB atau surat keterangan usaha.
  • Dokumen agunan bagi pinjaman di atas Rp100 juta.
  • NPWP wajib untuk pengajuan di atas Rp50 juta.

Tidak sedang menerima kredit produktif lain (kecuali KPR, KKB, atau kartu kredit yang lancar).

Persyaratan ini menunjukkan bahwa program KUR dirancang untuk pelaku usaha yang memiliki usaha aktif serta komitmen terhadap pengelolaan keuangan yang sehat.

Cara Pengajuan KUR BNI 2026

Pengajuan Online

  • Akses laman resmi eform.bni.co.id.
  • Isi data diri dan informasi usaha secara lengkap.
  • Verifikasi persyaratan umum.
  • Petugas BNI akan melakukan survei usaha dan wawancara.
  • Proses persetujuan kredit berjalan dalam 3–7 hari kerja.

Pengajuan Offline

  • Kunjungi kantor cabang BNI terdekat.
  • Isi formulir pengajuan KUR.
  • Serahkan dokumen persyaratan.
  • Petugas melakukan survei dan wawancara.
  • Proses persetujuan biasanya dalam 3–7 hari kerja.

Pengajuan bisa dilakukan secara fleksibel sesuai preferensi pelaku usaha dan ketersediaan akses.

Baca Juga: Sejak 2005 Pilkada Langsung Dinilai Bermasalah, Siti Zuhro Pertanyakan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Simulasi Angsuran KUR BNI 2026

Besaran angsuran KUR bergantung pada plafon pinjaman dan tenor yang dipilih. Berikut contoh simulasi angsuran bulanan KUR BNI 2026 dengan bunga 6% per tahun:

Pinjaman Rp25 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp2.186.287
  • Tenor 36 bulan: Rp794.993
  • Tenor 60 bulan: Rp518.959

Pinjaman Rp50 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp4.372.574
  • Tenor 36 bulan: Rp1.589.987
  • Tenor 60 bulan: Rp1.037.918

Pinjaman Rp100 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp8.745.148
  • Tenor 36 bulan: Rp3.179.973
  • Tenor 60 bulan: Rp2.075.836

Besaran angsuran ini dapat bervariasi tergantung evaluasi kredit dan kebijakan internal BNI. Pelaku usaha dianjurkan memilih tenor yang sesuai alur kas usaha untuk kelancaran pembayaran.

Kelebihan KUR BNI 2026

Program KUR BNI 2026 memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya menarik bagi pelaku UMKM, antara lain:

  • Bunga rendah dan tetap (6% per tahun).
  • Pilihan tenor fleksibel 12–60 bulan.
  • Plafon pinjaman hingga Rp500 juta.
  • Pengajuan cepat secara online dan offline.
  • Cocok untuk modal kerja maupun investasi usaha.

Dengan skema bunga yang lebih terjangkau dan akses tanpa batasan pengajuan, KUR BNI 2026 menjadi solusi pembiayaan yang efektif untuk mendukung UMKM naik kelas serta memperluas kapasitas usahanya secara berkelanjutan.


Berita Terkait


News Update