Groundbreaking Akses Ancol-JIS Dijadwalkan 25 Januari, Pramono Anung Siapkan Shuttle hingga Museum Persija

Minggu 11 Jan 2026, 21:01 WIB
Ilustrasi, Pemprov DKI jadwalkan groundbreaking buat akses Ancol-JIS, Jakarta pada 25 Januari 2026. (Sumber: jakarta-tourism.go.id)

Ilustrasi, Pemprov DKI jadwalkan groundbreaking buat akses Ancol-JIS, Jakarta pada 25 Januari 2026. (Sumber: jakarta-tourism.go.id)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta Pramono Anung akan melakukan groundbreaking proyek penghubung Ancol-JIS yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Januari mendatang.

Adapun Jakarta International Stadium (JIS) merupakan sebuah staduon bertaraf internasional yang dibangun pada masa kepemimpinan Gubernur Jakarta Anies Baswedan. 

"Pada tanggal 25 Januari ini saya juga akan melakukan groundbreaking untuk menghubungkan Ancol dengan JIS. Apa pun JIS ini adalah peninggalannya Mas Anies," ujar Pramono di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu, 11 Januari 2025.

Pramono pun menyoroti kondisi jalan dan konektivitas transportasi umum, termasuk layanan KRL yang menurutnya menjadi faktor penting agar JIS tidak terus-menerus menimbulkan persoalan.

Baca Juga: Puluhan Tahun Tanpa Septic Tank, Warga RW 08 Jelambar Kini Miliki Fasilitas Sanitasi Layak

"Kalau jalannya tidak diperbaiki, KRL-nya tidak dijalankan sampai kapan pun JIS itu akan menjadi problem," ucap Pramono. 

Pramono mengaku, nantinya setelah jembatan konektivitas itu rampung, area parkir JIS akan dipusatkan di kawasan Ancol. 

Nantinya dari area parkir Ancol, pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar 350 meter menuju JIS.

"Maka untuk itu nanti semuanya akan kita atur parkirnya di Ancol kalau mau nonton ke JIS apakah itu konser, Persija lagi main dan sebagainya hanya cukup jalan kaki 350 meter," kata Pramono. 

Baca Juga: Hasil Riset Kualitatif KedaiKOPI: Publik Cari Pemimpin Merakyat, Tegas, dan Berintegritas

Bagi pengunjung yang tidak ingin berjalan kaki, Pramono mengatakan, Pemprov Jakarta akan  menyiapkan shuttle bus untuk mengantar penonton menuju stadion.

"Kalau enggak mau jalan kaki ada juga shuttle bus, ada juga motor buggy car," ungkap dia. 

"Maka dengan demikian persoalan parkir yang selama ini menjadi masalah di JIS bisa parkir di Ancol," katanya. 

Selain itu, Pramono mengaku telah meminta pengelola Ancol untuk menyediakan Museum Persija sebagai bagian dari pengembangan kawasan tersebut. 

Baca Juga: Jakarta Utara Paling Rentan, Pemprov DKI Soroti Ancaman Penurunan Tanah

Kehadiran museum ini diharapkan menjadi ruang bagi penjualan merchandise Persija sekaligus destinasi baru bagi para pendukung dan wisatawan.

"Dan saya sudah meminta di Ancol harus ada museum Persija supaya orang jualan merchandise-nya di sana. Itulah akan membuat hidup baik Ancol maupun JIS dan juga Danau Cincin yang ada di sana," ujarnya. (cr-4)


Berita Terkait


News Update