Namun, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menekankan anggaran tersebut bukan hanya untuk pembongkaran tiang, melainkan juga untuk penataan kawasan.
"Saya juga ingin meluruskan dalam kesempatan ini, Rp100 miliar yang dikeluarkan itu bukan hanya untuk membongkar (tiang monorel), tetapi untuk membuat jalan, trotoar, merapikan dan sebagainya," kata Pramono pada Minggu, 10 Januari 2026.
"Itu semua untuk perbaikan jalan rasuna said itu angkanya Rp100 miliar, bukan hanya bongkar," tambahnya.
Baca Juga: SDN 03 Sukasari Rumpin Bogor Dibobol Maling, Proyektor hingga Kipas Angin Raib
Dengan demikian, Pramono menegaskan, anggaran Rp100 miliar untuk pembongkaran tiang monorel keliru. Namun anggaran tersebut juga diperuntukkan menata kawasan di lokasi tersebut.
"Minggu depan, monorel yang terbengkalai sejak 2004 akan kami bongkar dan kawasan sekitarnya kami rapikan. Anggaran yang digunakan bukan hanya untuk pembongkaran, tetapi juga untuk penataan jalan, trotoar, dan lingkungan secara keseluruhan," jelas dia. (pan)
Foto: Ilustrasi tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
