Ketika Dapodik Semester Genap 2026 telah dibuka, terdapat sejumlah tahapan krusial yang wajib segera dilakukan oleh operator sekolah.
1. Menyesuaikan Data Sekolah dengan Kondisi Riil
Langkah awal adalah memperbarui seluruh data agar sesuai kondisi nyata di sekolah. Operator perlu memastikan:
- Status peserta didik (kenaikan kelas, mutasi, kelulusan)
- Data GTK terbaru, termasuk penugasan dan status kepegawaian
- Pembaruan sarana dan prasarana
Data yang masih mengacu pada semester ganjil berpotensi memicu error validasi.
2. Menata Struktur Akademik Semester Genap
Setelah data dasar diperbarui, operator perlu mengatur aspek pembelajaran, meliputi:
- Struktur rombongan belajar
- Jadwal pelajaran semester genap
- Penugasan guru pada mata pelajaran dan rombel
Kesalahan pada bagian ini sering menjadi penyebab utama peringatan validasi.
3. Melakukan Validasi Data Secara Menyeluruh
Sebelum sinkronisasi, operator wajib memastikan tidak ada masalah teknis seperti:
- NISN ganda
- Isian wajib kosong
- Error data pembelajaran dan GTK
Validasi yang matang akan memperlancar proses sinkronisasi ke server pusat.
4. Sinkronisasi ke Server Pusat
Jika seluruh data telah valid, langkah selanjutnya adalah sinkronisasi Dapodik. Proses ini mengirimkan data sekolah ke server pusat Kemendikdasmen dan menjadi dasar perhitungan berbagai kebijakan nasional.
5. Menyelesaikan Sebelum Tenggat Waktu
Umumnya, akhir Januari hingga awal Februari menjadi periode krusial. Pada fase ini, banyak kebijakan mulai menggunakan data semester genap sebagai rujukan utama. Operator sekolah sangat disarankan menyelesaikan seluruh proses sebelum batas waktu ditentukan.
Baca Juga: Buka Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Rutan Tangerang Layani 54 Warga Sekitar
Link Resmi Unduhan Aplikasi Dapodik 2026
Bagi sekolah yang ingin memastikan menggunakan versi terbaru, Aplikasi Dapodik 2026 hanya dapat diunduh melalui laman resmi Kemendikdasmen. Di halaman tersebut tersedia:
- Installer resmi Dapodik semua jenjang KLIK DISINI
- File prefill
- Panduan instalasi dan dokumentasi pendukung
Pemerintah menegaskan bahwa penggunaan aplikasi resmi sangat penting untuk menjaga keamanan dan keabsahan data.
