POSKOTACOID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan dukungannya terhadap rencana pemberian diskon tarif listrik bagi korban bencana Sumatera.
Kendati demikian, Purbaya mengaku bahwa dirinya hingga saat ini masih belum menerima usulan terkait rencana tersebut.
Purbaya menjelaskan, usulan tersebut kemungkinan bakal disampaikan oleh PT PLN (Persero) kepada dirinya. Namun, yang jelas hingga kini dirinya belum mendapatkan pengajuan resmi tersebut.
Baca Juga: Bansos BPNT Susulan Tahap 4 Cair Januari 2026, Tarik Saldo hingga Rp600.000 di Rekening KKS Sekarang
"Belum sampai ke saya. Itu nanti mungkin PLN yang akan sampaikan ke saya, belum, sampai sekarang belum sampai ke saya," kata Purbaya setelah Konferensi Pers APBN KiTa di Jakarta, seperti dikutip Poskota, Jumat, 9 Januari 2026.
Lampu Hijau Diskon Tarif Listrik dari Purbaya

Lebih lanjut, Purbaya menilai positif mengenai rencana pemberian diskon tarif listrik tersebut bagi para korban terdampak bencana Sumatera.
Bendahara negara ini menilai sangat wajar apabila pemerintah memberikan potongan tarif listrik kepada korban banjir Sumatera sebagai bentuk dukungan.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Rp295 Triliun untuk KUR 2026, Cek Daftar Bank Penyalurnya
Apalagi, katanya, masih banyak warga yang belum bisa beraktivitas dengan normal dan memperoleh pendapatan seperti sediakala.
"Kalau untuk daerah bencana selama masa itu harusnya ada, termasuk dana bencana kita karena mereka juga susah, mungkin juga belum berproduksi kan beberapa tempat, jadi enggak punya uang. Kalau dikasih pengurangan (diskon listrik) ya wajar aja. Tapi saya belum nerima permintaannya," jelas Purbaya.
Bahlil Siapkan Rencana Diskon Listrik
Sebelumnya, diketahui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan mengenai rencana pemberian diskon tarif listrik bagi para korban banjir Sumatera.
Baca Juga: Berapa Nominal Bansos Januari 2026? Ada yang Rp600.000 hingga Rp750.000
Ia mengatakan, pihaknya saat ini tengah dalam proses mengkaji jumlah biaya yang akan dialokasikan untuk memberikan diskon tarif listrik di sejumlah wilayah terdampak bencana banjir Sumatera dan Aceh.
Bahlil menjelaskan, rencana ini merupakan respon terhadap surat permohonan yang dikirimkan sejumlah kepala daerah di wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.
"Prinsipnya Kementerian ESDM akan memberikan diskon, namun kami lagi mengkaji berapa bulan dan biayanya berapa," ujar Bahlil dalam konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.
