Unggahan video itu turut disertai keterangan tambahan yang menyebut salah satu pihak berinisial A.
Sosok tersebut diklaim merupakan pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr Loekmono Hadi dan bertugas di bagian pemulasaran jenazah.
Dalam caption unggahan yang beredar, dugaan perbuatan mesum itu sendiri disebut sebagai tindakan tercela.
Benarkah Link Dugaan Asusila di RSUD Loekmono Hadi Kudus?
Manajemen RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus akhirnya memberikan klarifikasi terkait viralnya link video dugaan perbuatan asusila yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Dalam keterangan resmi, pihak rumah sakit membenarkan, dua orang yang terlihat dalam video tersebut merupakan oknum pegawai RSUD Kudus.
Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Abdul Hakam, menyampaikan pengakuan tersebut saat menggelar konferensi pers di lingkungan rumah sakit.
Ia menjelaskan, hasil penelusuran awal internal menunjukkan keterkaitan pelaku dengan institusi yang dipimpinnya.
"Orang yang diduga melakukan tidak senonoh diduga pegawai RSUD. Dua oknum pegawai RSUD Kudus" jelas Abdul Hakam dalam konferensi pers di RSUD Kudus.
Lebih lanjut, Abdul Hakam mengungkapkan bahwa video yang kini viral tersebut bukanlah kejadian baru.
Dia menuturkan bahwa, rekaman itu merupakan video lama yang baru kembali mencuat ke publik dalam beberapa hari terakhir.
"Mungkin disimpan oleh seseorang dan akhirnya dikeluarkan baru satu dua hari ini," lanjut dia.
