Saat kejadian kebakaran, seluruh dagangan pakaian termasuk kios tempat dia berjualan sudah luluh lantah dilalap sijago merah.
Ia mengaku sekarang ini penjualan dagangan pakaian miliknya menurun sampai 75 persen pasca kebakaran yang merugikan ratusan pedagang di lokasi itu.
"Kalau untuk penjualan sekarang ini, 75 persen menurun mah ada setelah kejadian kebakaran," ungkapnya.
Baca Juga: Tzu Chi Hospital Milik Siapa? Viral Pelayanan BPJS di PIK Tuai Pujian Warganet
Tino sangat berharap pemerintah dapat membangun kembali kios-kios untuk pedagang Pasar Taman Puring. Sebab berjualan menjadi satu-satunya mata pencaharaian.
"Harapannya sih bisa dibangun kembali, biar kami juga bisa berjualan enak. Kami siap jika harud bayar retribusi asalkan sesuai," ucap Tino.
Hal senada diutarakan pedagang sepatu bernama Wildan. Ia sendiri mengaku kebakaran yang melanda Pasar Taman Puring itu membuat dirinya merugi hingga Rp50 juta lebih.
Sekarang ini, Wildan berjualan dengan hanya bermodalkan tenda dan rak-rak kayu yang digunakan untuk meletakkan sepatu dagangannya itu.
"Kalau ditanya harapan, harapannya pengennya dibangun lagi. Jadi pedagang juga bisa kembali berjualan dengan nyaman," ujarnya. (pan)
