BMW Banting Harga Gila-gilaan, Diskon Tembus Rp600 Jutaan

Senin 05 Jan 2026, 13:59 WIB
BMW memangkas harga lebih dari 30 model di China hingga 24 persen. (Sumber: BMW)

BMW memangkas harga lebih dari 30 model di China hingga 24 persen. (Sumber: BMW)

Segmen sedan eksekutif BMW Seri 7 juga ikut terdampak. BMW 735i kini dilepas mulai 808.000 yuan atau sekitar Rp 1,77 miliar, turun sekitar Rp240 jutaan.

Sementara BMW 740i varian Advanced kini dijual di kisaran Rp2,06 miliar, setelah sebelumnya berada di level Rp2,35 miliar.

Tak hanya mobil listrik dan sedan, lini SUV bermesin konvensional seperti BMW X6 dan X7 juga mengalami pemangkasan harga dua digit. Kondisi ini menunjukkan tekanan pasar yang merata di hampir seluruh segmen.

Baca Juga: Toyota Comeback ke Formula 1, Jadi Sponsor Utama Haas Mulai 2026

Menariknya, BMW China menegaskan kebijakan ini bukan bagian dari perang harga terbuka. Mereka menyebut langkah tersebut sebagai “systematic value upgrade”, sekaligus penerapan strategi “In China, For China” yang bertujuan menurunkan hambatan kepemilikan dan memperkuat daya saing merek di pasar lokal.

Dampaknya langsung terlihat pada struktur harga BMW di China. Jika sebelumnya hanya tiga model BMW yang dipasarkan di bawah 300.000 yuan, kini jumlahnya melonjak menjadi sepuluh model.

Posisi BMW termurah kini ditempati BMW 225L M Sport dengan banderol 208.000 yuan atau sekitar Rp457 jutaan. Fenomena ini menegaskan besarnya tekanan yang dihadapi merek-merek premium global.

Gempuran pabrikan China, terutama di segmen mobil listrik, membuat BMW bersama Mercedes-Benz dan Audi semakin sering menyesuaikan harga hingga berada di bawah rekomendasi awal demi bertahan di pasar terbesar dunia tersebut.


Berita Terkait


News Update