BMW ALPINA Lepas Status Lama, Kini Berdiri Sendiri di Bawah BMW Group

Sabtu 03 Jan 2026, 15:24 WIB
BMW Group resmi mengintegrasikan ALPINA sebagai merek mandiri mulai 2026. (Sumber: BMW)

BMW Group resmi mengintegrasikan ALPINA sebagai merek mandiri mulai 2026. (Sumber: BMW)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Mulai awal 2026, peta otomotif premium dunia mengalami perubahan penting. BMW Group resmi mengintegrasikan ALPINA ke dalam struktur bisnisnya dan menetapkannya sebagai merek mandiri atau standalone brand. Keputusan ini menandai berakhirnya status ALPINA sebagai mitra independen, sekaligus membuka fase baru dalam sejarah panjang jenama tersebut.

Selama puluhan tahun, ALPINA dikenal sebagai perusahaan keluarga yang berdiri sendiri, meski memiliki hubungan sangat erat dengan BMW. Mulai 1 Januari 2026, posisi itu berubah. ALPINA kini sepenuhnya berada di bawah payung BMW Group dengan identitas baru yang lebih tegas, namun tetap mengusung filosofi lama.

BMW Group menegaskan bahwa arah baru BMW ALPINA tidak akan meninggalkan karakter dasarnya. Fokus utama tetap pada pengembangan kendaraan berperforma tinggi yang mampu memberikan kenyamanan berkendara optimal untuk penggunaan harian.

Baca Juga: Jauh dari Indonesia, Meksiko Justru Borong Mobil Rakitan Lokal

Dikutip dari keterangan resmi BMW Group pada Rabu, 3 Januari, transformasi BMW ALPINA mencakup sejumlah pembaruan penting. Salah satunya adalah perubahan identitas visual. BMW ALPINA memperkenalkan logo tulisan atau wordmark baru yang terinspirasi desain asimetris era 1970-an. Logo ini ditempatkan di tengah bagian belakang kendaraan sebagai penegasan status ALPINA sebagai merek yang berdiri sendiri.

Selain itu, aspek pengerjaan tetap menjadi fondasi utama. Setiap kendaraan BMW ALPINA akan diproduksi dengan standar material dan craftsmanship tinggi, mencakup kualitas visual, akustik, hingga sentuhan interior yang dirancang untuk memenuhi ekspektasi paling ketat.

Transformasi ini juga memperluas ruang personalisasi bagi konsumen. BMW ALPINA kini menyediakan portofolio opsi bespoke yang lebih luas, memungkinkan setiap unit memiliki karakter yang benar-benar unik dan berbeda satu sama lain.

Dalam pernyataan resminya, BMW Group menegaskan komitmennya menjaga esensi ALPINA. Mereka menyebut bahwa babak baru ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan eksklusivitas, tanpa mengorbankan kenyamanan dan fungsi kendaraan dalam aktivitas sehari-hari.

Dengan status barunya, BMW ALPINA kini berdiri sejajar dengan merek-merek eksklusif lain di dalam portofolio BMW Group, sekaligus menandai langkah strategis dalam merespons dinamika pasar otomotif kelas atas global.


Berita Terkait


News Update