JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 yang diisi dengan perjalanan jauh membuat kendaraan pribadi bekerja lebih keras dari biasanya.
Setelah menempuh ratusan kilometer, kondisi mobil tidak bisa langsung dianggap normal begitu tiba di rumah. Pemeriksaan menyeluruh perlu segera dilakukan agar kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan saat kembali beraktivitas.
Banyak pemilik mobil di Indonesia kerap melewatkan pengecekan pasca perjalanan jauh, padahal mobil yang digunakan untuk mudik atau liburan panjang biasanya membawa beban lebih berat dan melewati berbagai kondisi jalan. Jika dibiarkan, komponen yang sudah bekerja ekstra berpotensi menimbulkan masalah teknis di kemudian hari.
Baca Juga: Hongqi Pamer Mobil Mewah di Singapura, Siap Masuk Pasar Indonesia
Dilansir dari Wuling.id berikut sejumlah bagian penting kendaraan yang perlu mendapat perhatian setelah perjalanan jauh libur Natal dan Tahun Baru.
1. Cek Sistem Pengereman
Rem menjadi komponen utama yang wajib diperiksa setelah perjalanan panjang. Selama libur akhir tahun, sistem pengereman biasanya digunakan lebih intens, terutama saat melintasi tanjakan, turunan, hingga kondisi lalu lintas padat.
Pemeriksaan meliputi ketebalan kampas rem, kondisi cakram atau tromol, serta level minyak rem. Keausan berlebih bisa terjadi akibat beban kendaraan yang meningkat selama perjalanan, sehingga pengecekan dini dapat mencegah risiko kegagalan rem saat digunakan kembali.
2. Ganti Oli dan Periksa Filter
Oli mesin berperan penting menjaga kinerja mesin tetap optimal. Setelah perjalanan jauh, kualitas oli bisa menurun karena bekerja lebih keras melumasi komponen mesin dan meredam panas.
Meski jarak tempuh belum mencapai batas servis, penggantian oli setelah libur panjang sangat dianjurkan. Selain oli, filter oli, filter udara, dan filter bahan bakar juga sebaiknya diperiksa atau diganti untuk menjaga performa mesin tetap stabil. Ciri oli yang perlu diganti bisa dilihat dari warnanya yang menghitam atau teksturnya yang semakin encer.
3. Periksa Ban dan Kaki-Kaki
Ban menjadi satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan, sehingga kondisinya sangat menentukan keselamatan. Setelah perjalanan jauh, tekanan angin, kondisi dinding ban, dan keausan telapak perlu dicek secara menyeluruh.
Jika mobil terasa bergetar, oleng, atau terdengar bunyi tidak wajar, penyetelan ulang spooring dan balancing sangat disarankan. Ban dengan tekanan angin ideal tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga membantu efisiensi bahan bakar dan memperpanjang usia ban.
