BPBD DKI Keluarkan Peringatan Rob hingga 7 Januari 2026, Tujuh Wilayah Pesisir Berpotensi Terancam 

Minggu 04 Jan 2026, 12:48 WIB
Sejumlah warga terlihat beraktifitas ditengah genangan air akibat banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, Jakarta Utara. (Sumber: Posokota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Sejumlah warga terlihat beraktifitas ditengah genangan air akibat banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, Jakarta Utara. (Sumber: Posokota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir (rob) hingga 7 Januari 2026. 

Adapun peringatan itu dikeluarkan berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok terkait adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama dan perigee (supermoon).

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menyampaikan bahwa kombinasi kedua fenomena tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut secara signifikan. 

“Puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, sehingga masyarakat di wilayah pesisir perlu meningkatkan kewaspadaan,” ujar Isnawa kepada awak media pada Minggu, 4 Januari 2025.

Baca Juga: Atasi Banjir Rob, Pemprov DKI Targetkan Tanggul Pantai 39 Km Rampung 2030

Titik Lokasi Berpotensi Terancam Banjir Rob

Berdasarkan peringatan dini BMKG, terdapat tujuh wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob, yakni:

  • Tanjungan, terutama di sekitar Rumah Pompa Tanjungan dan area tambak.
  • Muara Angke, meliputi kawasan permukiman pelabuhan RT 11/RW 11, RT 01/RW 22, RT 02/RW 22, serta area Pluit Raya dan Pluit Utara.
  • Muara Baru, khususnya di kawasan pelabuhan dan industri.
  • Marunda, di antaranya sekitar Museum Si Pitung dan RW 07.
  • Pasar Ikan (Sunda Kelapa), di sekitar kawasan pelabuhan.
  • Tanjung Priok dan Kalibaru, terutama di sekitar Jalan Sulawesi dan Jalan Industri.
  • Ancol, khususnya di sekitar Perempatan Gunung Sahari Marina dan kawasan depan JIS.

Atas dasar itu, Isnawa mengimbau masyarakat berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan akibat banjir rob. 

"Informasi terkini dapat dipantau melalui laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, Aplikasi JAKI, atau menghubungi 112 apabila terjadi kondisi darurat," ujar Isnawa. (cr-4). 


Berita Terkait


News Update