Obrolan Warteg: Masih Terasa Gelap, Belum Cerah

Sabtu 03 Jan 2026, 06:44 WIB
Obrolan Heri, mas Bro, dan bang Yudi di sebuah warteg langganan. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Obrolan Heri, mas Bro, dan bang Yudi di sebuah warteg langganan. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

POSKOTA.CO.ID - Sudah tiga hari kita menapaki 2026, tahun yang penuh beragam tantangan sekaligus peluang. Adakah hal baru yang sudah kita lakukan guna memanfaatkan peluang yang begitu luas terbentang? Jawabnya akan beragam, tetapi yang lebih tahu adalah diri kita, bukan orang lain.

Begitu juga jika ditanyakan apakah sulit untuk mengubah tantangan menjadi peluang? Jawabnya juga akan tergantung dengan kejujuran diri kita.

Yang pasti, perubahan tidaklah sulit dilakukan, sepanjang ada kemauan. Sekecil apa pun perubahan menuju kemajuan harus dilakukan.

“Terlebih di tahun ini dibutuhkan gerak cepat untuk menggapai impian,” kata bung Heri mengawali obrolan dengan mas Bro dan bang Yudi di warteg.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Dihujat Jangan Patah Semangat

“Gerak lambat akan tersendat, boleh jadi akan dilindas keadaan,“ tambah Yudi.

“Tapi ingat gerak cepat bukan berarti semuanya harus instan, tapi tetap penuh dengan pertimbangan. Jangan grusa-grusu, ojo kesusu, ojo nuruti karepe napsu - jangan tergesa-gesa, jangan pula menuruti hawa nafsu, ” ujar mas Bro.

“Setuju Bro, nafsu harus dikendalikan, jangan dibiarkan berkembang menjadi liar nabrak sana-sini. Kalau mau bisnis , ya bikin usaha yang halal, bukan jual barang terlarang seperti dagang narkoba yang jelas-jelas merusak masa depan bangsa kita,” ucap Heri.

“Ternyata menggapai impian itu sulit, tak semudah diucapkan ya,” jawab Yudi.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Selamat Masuk Tahun Penuh Dinamika

“Kalau sedari awal sudah bilang sulit, sepanjang perjalanan akan menemui kesulitan karena yang terbayang adalah kesulitan dan kesulitan hingga ke ujung jalan pun yang didapat kesulitan, bukan capaian,” respons Heri.

“Sebagai sohib, saya menyarankan jangan memulai sesuatu dengan kata sulit. Karena, tak jarang sesuatu yang mudah akan terasa sulit, jika yang pertama dipikirkan adalah hal sulit. Mencoba saja belum, sudah bilang sulit. Tak ubahnya kalah sebelum tanding,” urai mas Bro.

“Yang ini saya juga setuju Bro. Kita perlu optimis memulai awal tahun baru. Kita juga merasa optimis tahun ini segalanya akan lebih baik. Pemerintahan lebih baik, stabilitas politik lebih baik, kepedulian dan perlindungan kepada rakyat akan lebih baik lagi,” tutur Heri.

“Cuma tanda-tanda keberuntungan sepertinya belum berpihak kepada diriku. Semuanya masih gelap, cuaca masih mendung, belum cerah,” kata Yudi.

“Yah, sekarang kan masih musim penghujan, wajar kalau mentari tertutup awan. Nanti kalau waktunya musim kemarau cuaca akan cerah, secerah harapan kita,” kata Heri.

“Keceriaan tidak bisa menunggu waktu kemarau. Justru di tengah cuaca mendung ini harus dibikin cerah agar jelang puasa dan lebaran hati kita semakin ceria,” ungkap Yudi.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Jangan Terperosok ke Lubang yang Sama

“Betul juga bulan depan sudah puasa, lebaran nggak sampai tiga bulan lagi. Waktu terasa begitu cepat,” kata Heri.

“Kita juga harus segera bergerak, jangan menunggu sesuatu yang belum pasti,” ujar Yudi. (Joko Lestari)


Berita Terkait


News Update