Mengenal Super Flu yang Terdeteksi di Indonesia: Ciri, Gejala, dan Antisipasi

Jumat 02 Jan 2026, 13:03 WIB
Ilustrasi antisipasi Super Flu (Sumber: Pixabay/Tumisu)

Ilustrasi antisipasi Super Flu (Sumber: Pixabay/Tumisu)

POSKOTA.CO.ID - Isu super flu menjadi perhatian publik setelah terdeteksi masuk ke Indonesia pada Minggu, 25 Desember.

Varian ini teridentifikasi melalui pemeriksaan genom di laboratorium kesehatan.

Meski demikian, Kementerian Kesehatan RI memastikan kondisi nasional masih dalam batas aman dan terkendali.

Jenis Super Flu yang Beredar

Super flu yang terdeteksi merupakan influenza A (H3N2) subclade K, yakni subkelompok genetik baru yang saat ini mendominasi penyebaran flu musiman di sejumlah negara sepanjang musim flu 2025–2026.

Baca Juga: Link Resmi Skrining BPJS Kesehatan, Deteksi Penyakit Secara Online Tanpa Antre Rumah Sakit

Virus influenza A dikenal sebagai penyebab utama flu musiman pada manusia dan terus mengalami mutasi alami.

Varian subclade K ini memiliki perbedaan genetik dibandingkan virus H3N2 yang diproyeksikan dalam formulasi vaksin flu tahun ini.

Istilah “super flu” digunakan karena tingkat penyebarannya relatif lebih cepat dan memicu lonjakan kasus di beberapa wilayah global.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala yang muncul umumnya menyerupai flu pada umumnya, meliputi demam, batuk, pilek, sakit kepala, nyeri tenggorokan, serta rasa lelah.

Baca Juga: Harga BBM Vivo, Shell, dan BP Kompak Turun Per 1 Januari 2026, Cek Update Harga Terbarunya

Kelompok yang paling rentan mengalami gejala lebih berat adalah anak-anak dan lanjut usia.

Cara Pencegahan Menurut Kemenkes

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk memperketat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Masyarakat diminta tetap berada di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, menerapkan etika batuk dan bersin, serta segera mendatangi fasilitas kesehatan jika kondisi memburuk.

Pemerintah menegaskan bahwa varian influenza ini bukan ancaman pandemi baru.

Baca Juga: Sepanjang 2025, Densus 88 Tangani 51 Kasus Terorisme dan Pertahankan Zero Attack

Meski virus flu musiman cenderung cepat bermutasi, pengawasan terus dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih luas dan menjaga kesiapan sistem kesehatan nasional.


Berita Terkait


News Update