POSKOTA.CO.ID - Film animasi Jumbo kembali menyapa penonton, kali ini melalui platform streaming global Netflix. Kabar tersebut diumumkan secara resmi melalui akun Instagram @jumbofilm_id, menandai langkah strategis distribusi digital film animasi lokal yang sebelumnya sukses menarik perhatian publik saat tayang di bioskop.
Kehadiran Jumbo di Netflix membuka akses yang lebih luas bagi penonton, khususnya di kawasan Asia Tenggara, untuk menikmati kembali kisah yang sarat makna tentang keluarga, persahabatan, dan penerimaan diri.
Dalam unggahan resminya, pihak film menuliskan, “JUMBO kembali hadir untuk menemani waktu teman-teman semua kapan pun,” sebagai ajakan bagi penonton untuk menghidupkan kembali petualangan Don bersama orang-orang terdekat.
Distribusi ini sekaligus menjadi babak baru perjalanan Jumbo setelah peredarannya di layar lebar. Dengan format streaming, film ini kini dapat dinikmati lintas usia, lintas ruang, dan lintas waktu menegaskan posisinya sebagai tontonan keluarga yang relevan di era media sosial.
Dari Bioskop ke Streaming: Perluasan Jangkauan Emosional
Sejak penayangan perdananya, Jumbo dikenal sebagai film animasi yang tidak hanya mengandalkan visual imajinatif, tetapi juga kekuatan narasi emosional.
Perpindahan ke Netflix memberikan kesempatan kedua bagi penonton yang belum sempat menyaksikannya di bioskop, sekaligus menghadirkan nostalgia bagi mereka yang ingin menonton ulang kisah Don dan kawan-kawan.
Netflix sebagai platform global dinilai mampu memperluas jangkauan cerita Jumbo ke audiens regional. Dengan latar budaya yang dekat dengan nilai-nilai keluarga Asia, film ini dinilai relevan untuk penonton di Indonesia, Malaysia, Singapura, hingga negara Asia Tenggara lainnya.
Sinopsis Film Jumbo: Kisah Penerimaan dan Kehilangan
Film Jumbo mengisahkan Don, seorang anak laki-laki bertubuh besar yang kerap menjadi sasaran ejekan dan stereotip di lingkungan sekitarnya. Tubuhnya yang berbeda membuat Don sering menarik diri dan memilih diam, meski di dalam dirinya tersimpan imajinasi serta mimpi yang besar.
Don memiliki satu tujuan penting dalam hidupnya: menampilkan sebuah pertunjukan panggung yang terinspirasi dari buku cerita peninggalan kedua orang tuanya, yang telah meninggal dunia. Buku tersebut bukan sekadar kenangan, melainkan simbol cinta, harapan, dan ikatan emosional yang masih ia genggam.
Konflik mulai memuncak ketika buku itu dicuri. Kehilangan tersebut memaksa Don keluar dari zona nyamannya dan memulai perjalanan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Dalam proses itu, Don bertemu Meri, seorang anak perempuan misterius dari dunia lain yang juga tengah berjuang menemukan jalan untuk bertemu kembali dengan orang tuanya.
