Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Ketua RT: Baru 4 Bulan Ngontrak

Jumat 02 Jan 2026, 18:59 WIB
Tim Labfor Polri tengah melakukan penyisiran terhadap rumah kontrakan tempat ditemukannya satu keluarga tewas di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 2 Desember 2025. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

Tim Labfor Polri tengah melakukan penyisiran terhadap rumah kontrakan tempat ditemukannya satu keluarga tewas di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 2 Desember 2025. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

TANJUNG PRIOK, POSKOTA.CO.ID – Warga dikejutkan dengan penemuan satu keluarga tewas di sebuah rumah kontrakan di wilayah RT 06, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa itu diketahui setelah salah satu anggota keluarga datang ke lokasi dan mendapati kondisi rumah yang mencurigakan.

Ketua RT 06, Ruslan, mengatakan kejadian bermula saat dirinya menerima telepon dari warga yang melaporkan adanya kejanggalan di rumah kontrakan tersebut. Ruslan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dari luar rumah, namun tidak berani masuk ke dalam.

“Saya datang cuma cek lokasi. Saya lihat pintu sudah terbuka dan di kamar depan terlihat ada yang tergeletak. Saya langsung telepon Pak Bhabinkamtibmas. Saya tidak berani masuk, langsung ditangani polisi,” ujar Ruslan saat ditemui di lokasi, Jumat, 2 Januari 2025.

Baca Juga: Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan

Menurut Ruslan, keluarga tersebut merupakan pendatang yang baru sekitar empat bulan terakhir mengontrak rumah itu. Sebelumnya, mereka diketahui tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), namun masih di wilayah Warakas, Tanjung Priok.

“Kurang lebih baru empat bulan ngontrak di sini. Orangnya tertutup, jarang komunikasi dengan tetangga. Paling cuma sapa sekadarnya saja,” kata Ruslan.

Ruslan mengaku tidak mengetahui secara pasti kondisi korban saat ditemukan karena tidak masuk ke dalam rumah. Ia menyebut hanya aparat kepolisian dan petugas kesehatan yang melakukan pemeriksaan di lokasi.

“Saya nggak tahu detail kondisi tubuh korban, karena yang masuk cuma polisi sama petugas kesehatan,” jelas Ruslan.

Berdasarkan informasi yang ia ketahui, jumlah penghuni rumah kontrakan tersebut sekitar empat orang. Namun, satu anggota keluarga disebut sempat tinggal di luar dan baru kembali ke Jakarta. Ruslan juga memastikan keluarga korban telah melapor kepadanya saat pertama kali tinggal di lokasi tersebut.

Baca Juga: Niat Tebang Pohon, Pria di Bogor Tewas Tersengat Listrik Bertegangan Tinggi

“Soal identitas lengkap saya nggak hafal. Kalau lihat awalnya, yang tinggal di situ sekitar empat orang. Katanya ada satu yang sempat mondok dan baru pulang,” kata Ruslan.


Berita Terkait


News Update