Banyak Pedagang Gulung Tikar, Kepala Pasar Gondangdia Ungkap Penyebab Sepi Pengunjung

Rabu 17 Des 2025, 18:08 WIB
Suasana sepi Pasar Gondangdia, Menteng, Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Suasana sepi Pasar Gondangdia, Menteng, Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Lebih lanjut, saat ditanya apakah ada strategi agar pasar kembali ramai, Dayat menyampaikan bahwa saat ini pihaknya hanya bisa mengikuti perkembangan yang ada.

"Sementara kita mengikuti pergeseran jaman, penjualan online. Jadi walaupun ada kios yang tutup, sepi, sebetulnya ada pedagangnya, tapi mereka jualan online," kata Dayat.

"Karena memang karena jaman kan, jadi tinggal WA. Dari rumah aja udah bisa pesan, nanti bayarnya di rumah," sambungnya.

Baca Juga: Pramono Pastikan Penataan Lokasi Sementara untuk Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Rampung 5 Hari

Pedagang Keluhkan Sepi Pengunjung

Salah satu pedagang pakaian di Pasar Gondangdia, Yuli, 64 tahun mengatakan sepinya pengunjung mulai terasa pasca pandemi Covid-19

“Yang masuk ke pasar itu enggak ada. Pokoknya sejak pandemi Covid-19 pasar sudah mulai sepi pengunjung,” kata Yuli di lokasi.

Wanita yang sudah sejak tahun 80-an berjualan ini mengatakan, setelah pandemi, pengunjung pasar Gondangdia semakin lama menghilang.

Menurut dia, salah satu faktor sepinya pengunjung yang datang ke pasar yaitu karena adanya pergeseran daya beli masyarakat.

Baca Juga: Pramono Minta Renovasi Pasar Kramat Jati Lengkapi Sistem Pencegahan Kebakaran

“Akibatnya ada penurunan omzet sekitar 50 persen mah lebih,” kata Yuli.

Hal senada diutarakan pedagang sayur mayur, Murti 40 tahun. Selain karena pandemi Covid-19, menurut dia sepinya pasar terjadi karena konsumen banyak beralih ke belanja online.

Murti sendiri menjadi salah satu pedagang sayur yang berjualan online, namun hanya berlaku untuk pelanggan tetapnya.


Berita Terkait


News Update