Terluka Saat Menyelamatkan Diri, Pemilik Ceritakan Warungnya Dibakar Oknum Saat Kerusuhan di Kalibata

Jumat 12 Des 2025, 20:22 WIB
Cerita Andi (55) pemilik warung makan khas Sunda yang panik menyelamatkan diri ketika terjadi kerusuhan debt collector di Kalibata, Jakarta Selatan. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Cerita Andi (55) pemilik warung makan khas Sunda yang panik menyelamatkan diri ketika terjadi kerusuhan debt collector di Kalibata, Jakarta Selatan. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Diberitakan sebelumnya, dua orang debt collector atau mata elang (matel) tewas setelah dikeroyok di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis, 11 Desember 2025.

Saat ini sosok pelaku pengeroyokan masih menjadi tanda tanya, polisi menduga bahwa pelaku adalah rekan seorang pengendara motor yang tidak terima ditagih cicilan kendaraannya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan bahwa matel mau mengaih kendaraan sepeda moto yang belum melunasi biaya kredit.

Dia menjelaskan pemilik kendaraan ini tidak terima motornya ditarik sehingga dia memanggil teman-temannya kurang lebih ada 8 orang. 

"Para pelaku lalu mengeroyok dua penagih utang tersebut yang diketahui berinisial MET dan NAT," paparnya.

Dalam kejadian ini, satu korban tewas di lokasi kejadian, sedangkan satu lainnya meninggal di rumah sakit.

"Kedua orang yang bertugas sebagai mata elang ini dianiaya dan dikeroyok sampai satu meninggal dunia di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit," ungkap Nicolas.

Hingga kini, penyidik gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku.

"Ini masih didalami, karena saksi masih terbatas, info awalnya seperti itu," ucap Nicolas.


Berita Terkait


News Update