Lebih lanjut, Endang menyebut, nantinya terdapat 89 kartu keluarga (KK) yang akan terdampak relokasi tersebut.
"(Sebanyak) 89 KK, 334 jiwa, 59 pemilik bangunan, 21 pengontrak," kata Endang.
Baca Juga: Tolak Relokasi, Warga Kampung Ujung Geruduk Balai Kota Jakarta
Sebelumnya, Ketua Lingkungan Kampung Ujung, Nuriyadi, 52 tahun, menyampaikan bahwa terdapat 96 kepala keluarga yang tinggal di lokasi tersebut. Ia sendiri sudah tinggal sejak tahun 2000 karena mengikuti mertua.
“Yang paling lama tinggal di sini ada yang sudah 27 tahun, sebagian memang dari dulu sudah tinggal di sini,” ujar Nuryadi kepada Poskota, Minggu, 30 November 2025.
Namun, dikatakan Nuryadi, belakangan warga dikejutkan oleh surat undangan dari kecamatan yang berisi kewajiban mengosongkan area tersebut dalam waktu dua pekan, tanpa sosialisasi sebelumnya.
“Tiba-tiba dapat undangan untuk mengosongkan. Tidak ada pembicaraan dari awal, tidak ada sosialisasi. Tahu-tahu harus kosong dalam dua pekan,” ucap Nuryadi. (cr-4)
