BYD Recall 88 Ribu Unit Qin Plus DM-i Akibat Potensi Cacat Baterai

Minggu 30 Nov 2025, 16:20 WIB
BYD menarik 88.981 unit Qin Plus DM-i di China setelah regulator menemukan potensi cacat pada baterai. (Sumber: Dok. BYD)

BYD menarik 88.981 unit Qin Plus DM-i di China setelah regulator menemukan potensi cacat pada baterai. (Sumber: Dok. BYD)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - BYD kembali melakukan tindakan korektif terhadap salah satu model populernya di pasar domestik China.

Produsen otomotif asal Tiongkok itu, resmi mengumumkan penarikan kembali atau recall terhadap 88.981 unit sedan Qin Plus DM-i, setelah regulator menemukan adanya potensi cacat pada komponen baterai kendaraan.

Informasi tersebut disampaikan oleh State Administration for Market Regulation (SAMR), lembaga yang berwenang mengawasi kualitas dan keamanan produk di China.

Dalam evaluasi yang mereka lakukan, ditemukan ketidakkonsistenan pada proses produksi paket baterai yang dapat memicu penurunan output daya pada situasi tertentu.

Baca Juga: Chery Hadirkan Program Towing Gratis Bantu Pemilik Mobil Terdampak Banjir di Sumatera

Menurut laporan regulator sebagaimana dikutip dari Carnewschina, masalah tersebut membuat energi yang tersimpan dalam baterai tidak selalu dapat dikeluarkan secara optimal. Pada kondisi tertentu, gangguan ini bahkan bisa menghambat performa mode berkendara listrik murni.

Sebagai tindak lanjut, BYD memastikan seluruh unit yang terdampak akan mendapatkan penanganan bertahap. Model yang masuk daftar recall meliputi 52.890 unit produksi 26 September 2021-23 September 2023, serta 36.091 unit yang diproduksi 7 Januari 2021-30 September 2022.

Perusahaan akan menyalurkan pembaruan perangkat lunak melalui mekanisme over the air (OTA). Sistem diklaim mampu mendeteksi anomali pada baterai, dan apabila ditemukan indikasi gangguan, lampu peringatan akan menyala otomatis, sementara pemilik diarahkan menuju dealer resmi untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penggantian baterai tanpa biaya.

Qin Plus DM-i sendiri merupakan sedan plug-in hybrid (PHEV) yang cukup digemari pada segmen kompak-menengah. Model ini mengusung mesin bensin 1.5 liter empat silinder yang berpadu motor listrik dengan total tenaga sekitar 170 hp, tergantung varian pasar.

Baca Juga: Hari Terakhir, GJAW 2025 Masih Diramaikan Puluhan Merek Otomotif

Model ini dibekali baterai blade LFP, dengan kapasitas terbesar mendekati 15,8 kWh. Ukurannya mencakup panjang 4.780 mm, lebar 1.837 mm, tinggi 1.515 mm, dan wheelbase 2.718 mm.


Berita Terkait


News Update