Profil Heryanto: Pembunuh Tragis Karyawan Alfamart yang Mayatnya Mengambang di Sungai Citarum, Ini Motifnya

Jumat 10 Okt 2025, 09:01 WIB
Tampang Heryanto, Pelaku Pembunuhan Karyawan Alfamart Dina Oktaviani yang Ditemukan di Sungai Citarum (Sumber: Instagram/@info_karawang)

Tampang Heryanto, Pelaku Pembunuhan Karyawan Alfamart Dina Oktaviani yang Ditemukan di Sungai Citarum (Sumber: Instagram/@info_karawang)

Menanggapi curhat tersebut, Heryanto mengundang Dina ke rumahnya di Purwakarta pada 5 Oktober 2025 sekitar pukul 17.00 WIB. Dina pun datang dengan niat baik, tanpa firasat buruk sedikit pun. Namun, setelah perbincangan cukup lama, niat jahat pelaku mulai muncul.

Pelaku kemudian memiting, menyekap, dan mencekik korban hingga tidak bernyawa. Tragisnya, setelah korban meninggal, Heryanto melakukan tindak pelecehan terhadap jasad korban.

Ia lalu membungkus tubuh Dina dengan kardus sebelum membuangnya ke aliran Sungai Citarum, dengan harapan jasad tersebut tidak ditemukan.

Kronologi Lengkap dari Keakraban Menuju Kejahatan

Hubungan antara pelaku dan korban awalnya dianggap wajar oleh rekan-rekan mereka di tempat kerja. Sebagai atasan sekaligus teman curhat, Heryanto tampak dipercaya oleh Dina. Namun, kepercayaan tersebut justru disalahgunakan.

Setelah membunuh korban, pelaku membawa kabur barang-barang milik Dina, termasuk perhiasan dan telepon genggam. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi tersebut dilakukan semata-mata karena desakan ekonomi. Lokasi kejadian yang berada di wilayah Purwakarta membuat kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polres Purwakarta untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga: Simulasi Cicilan iPhone 17 Air di iBox Indonesia

Sosok Dina Oktaviani

Bagi rekan kerja dan pelanggan minimarket, Dina dikenal sebagai sosok ceria, disiplin, dan ramah. Ia adalah karyawan teladan yang selalu bersemangat meski bekerja dalam sistem shift. Kehilangan Dina menjadi duka mendalam bagi banyak pihak.

Ironisnya, hari kematiannya bertepatan dengan momen ulang tahunnya. Ucapan belasungkawa membanjiri media sosial, disertai doa agar keluarga diberi kekuatan dan pelaku dihukum seadil-adilnya. Banyak netizen juga menyerukan pentingnya kewaspadaan terhadap kekerasan berbasis relasi kepercayaan, baik di lingkungan kerja maupun pertemanan.

Kasus pembunuhan Dina Oktaviani memberikan banyak pelajaran berharga bagi masyarakat. Pertama, bahwa kejahatan dapat datang dari orang terdekat bahkan dari mereka yang tampak dapat dipercaya. Kedua, pentingnya kesadaran keamanan pribadi, terutama bagi perempuan yang kerap menjadi sasaran kekerasan berbasis relasi sosial.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima ajakan bertemu, meski dari rekan kerja atau teman lama. Selain itu, penting bagi perusahaan dan pengelola tempat kerja untuk meningkatkan sistem pengawasan internal dan perlindungan karyawan, terutama yang bekerja dalam jam tidak menentu.

Kini, Heryanto telah resmi ditahan dan dijerat pasal berlapis, termasuk pasal pembunuhan berencana dan kekerasan seksual. Proses hukum tengah berjalan dan publik berharap agar hukuman dijatuhkan dengan seadil-adilnya.


Berita Terkait


News Update