“Langkah ini adalah wujud kepedulian GoTo terhadap mitra kami yang selama ini menjadi tulang punggung layanan transportasi dan pengantaran.”
Baca Juga: Halte Transjakarta Dekat Polda Metro Jaya Dibakar Massa
Publik Tetap Menuntut Keadilan
Meskipun santunan diberikan, suara publik tetap lantang menuntut pertanggungjawaban hukum. Banyak netizen berpendapat bahwa tindakan kendaraan Brimob yang terekam dalam video amat fatal jika hanya dikategorikan sebagai kecelakaan biasa.
Gelombang desakan di media sosial menandakan bahwa tragedi ini bukan semata urusan kompensasi, tetapi juga persoalan keadilan. Publik ingin memastikan bahwa kasus ini diproses secara transparan oleh aparat penegak hukum.
Di tengah situasi penuh emosi ini, GoTo tetap mengimbau seluruh mitra driver agar menjaga ketertiban dan keamanan, terutama saat berada di lapangan. Tragedi Affan Kurniawan disebut sebagai alarm keras tentang pentingnya keselamatan mitra dalam menjalankan profesinya.
Santunan GoTo memang meringankan beban keluarga mendiang Affan Kurniawan, mulai dari ambulans, biaya otopsi, hingga bantuan finansial dan beasiswa.
Namun, di balik itu publik mengingatkan bahwa keadilan tetap harus ditegakkan. Tragedi Pejompongan bukan sekadar persoalan finansial, tetapi juga tanggung jawab moral dan hukum.