POSKOTA.CO.ID - Dua moda transportasi publik andalan warga Jakarta, yakni Transjakarta dan Jaklingko, kompak menghentikan layanan operasional pada Sabtu pagi, 30 Agustus 2025.
Keputusan itu diambil menyusul situasi keamanan yang dinilai tidak kondusif di sejumlah titik strategis di Jakarta.
Pengumuman penghentian layanan Transjakarta tersebut disampaikan melalui akun resmi X (sebelumnya Twitter).
Dalam unggahan tersebut, pihak Transjakarta meminta masyarakat untuk memahami kondisi yang terjadi sekaligus mengimbau warga agar tetap berhati-hati saat beraktivitas.
Baca Juga: Kasus Keributan Sopir Transjakarta dan Ojol di Jakbar Berakhir Damai
"Selamat pagi, Sahabat TiJe. Mengingat situasi yang tidak kondusif, seluruh layanan Transjakarta hingga saat ini masih tidak melayani pelanggan," tulis pihak Transjakarta.
Tak hanya Transjakarta, layanan Jaklingko yang selama ini menjadi pilihan masyarakat dalam mobilitas harian juga turut terhenti.
Berdasarkan pantauan di media sosial, operasional Jaklingko dihentikan hingga Sabtu pagi pukul 06.30 WIB.
Kondisi ini membuat banyak warga yang biasanya mengandalkan transportasi publik harus mencari alternatif lain di tengah situasi kota yang masih belum sepenuhnya pulih.
Kericuhan yang terjadi sejak Jumat malam tidak hanya memengaruhi mobilitas warga, tetapi juga menimbulkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas publik.
Sejumlah halte Transjakarta dilaporkan terbakar akibat amukan massa.