"Karena memang banyak sistem kita yang rusak, yang terbakar kemarin, tidak bisa di tap," lanjutnya.
Pramono menargetkan, perbaikan halte-halte itu akan rampung dalam waktu satu pekan agar layanan transportasi publik kembali normal.
"Untuk itu maka segera akan kami lakukan perbaikan muda-mudahan dalam satu Minggu ke depan sistemnya sudah bisa normal," kata Pramono.
Kendati demikian, Pramono menegaskan bahwa peristiwa aksi demonstrasi hingga perusakan fasilitas umum menjadi tanggung jawab bersama untuk dipulihkan.
“Apapun yang terjadi di lapangan, inilah konsekuensi yang harus kita perbaiki. Kita hadapi bersama-sama,” ungkap dia. (cr-4)