iPhone iBox didatangkan melalui distributor resmi yang telah bekerja sama dengan Apple.
Konsumen pun mendapatkan kepastian produk baru, resmi, dan dilengkapi dengan standar layanan yang sesuai ketentuan Apple Indonesia.
Distribusi resmi juga berarti dukungan layanan lebih terjamin. iPhone inter, meski fungsional, sering kali menimbulkan keraguan terkait legalitas dan kualitas dukungan.
Baca Juga: Kapan Apple Merilis iPhone 17 Series di Indonesia? Ini Prediksi dan Alasannya
Garansi dan Layanan Purna Jual
Dari aspek garansi, iPhone iBox unggul jauh dibandingkan iPhone inter. Setiap unit iBox dilengkapi dengan garansi resmi Apple Indonesia selama satu tahun, yang dapat diklaim di seluruh service center resmi Apple tanpa biaya tambahan.
Sementara itu, iPhone inter hanya dilengkapi garansi dari toko atau distributor non-resmi.
Jenis garansi ini cenderung terbatas dan bergantung pada kebijakan penjual, sehingga tidak selalu dapat diandalkan ketika terjadi kerusakan.
Dengan kata lain, meskipun iPhone inter tampak lebih murah di awal, potensi biaya tambahan perbaikan dapat mengurangi keunggulan harga tersebut.
Harga Murah vs Aman

Harga menjadi faktor utama mengapa banyak konsumen tertarik pada iPhone inter. Perbedaannya bisa mencapai jutaan rupiah dibanding iPhone iBox.
Namun harga yang lebih rendah datang dengan sejumlah risiko, antara lain:
- Tidak adanya garansi resmi.
- Ketidakpastian status IMEI.
- Risiko terbatasnya layanan purna jual.
Sebaliknya, meski iPhone iBox dijual dengan harga lebih tinggi, konsumen mendapatkan kepastian keaslian produk, garansi resmi, serta dukungan layanan Apple Care.
Bagi pembeli yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan, tambahan biaya ini sering kali dianggap sepadan.