POSKOTA.CO.ID – Mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) buka suara terkait meninggalnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan (21) yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Tom Lembong mengaku tidak bisa tidur, syok, dan trauma melihat video yang beredar luas di media sosial.
Hal tersebut disampaikan Tom Lembong melalui akun X pribadi @tomlembong pada Jumaty, 29 Agustus 2025.
“Nggak bisa tidur, shock dan trauma melihat video pekerja ojol Affan Kurniawan dilindas kendaraan aparat hingga meninggal,” ucap Tom Lembong.
Baca Juga: Affan Kurniawan Orang Mana? Driver Ojol Korban Insiden Rantis Brimob di Pejompongan
Apalagi ketika Tom mengetahui bahwa Affan Kurniawan baru saja berusia 21 tahun. Ia mengaku tak bisa membayangkan rasa kehilangan keluarga.
“Ada media yang bilang: Mas Affan baru usia 21 tahun. Saya nggak bisa membayangkan rasa shock, kepedihan dan rasa kehilangan keluarga Mas Affan. Saya turut amat sangat berduka cita atas tragedi ini. Semoga Tuhan Allah mengayomi kita semua,” tuturnya.
Baca Juga: Pengemudi Rantis Brimob yang Melindas Affan Kurniawan Siapa? Ini Identitas Polisi yang Dibeberkan

Kronologi kejadian
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat mobil Brimob melanju kencang ke arah kerumunan dan menabrak Affan Kurniawan saat demo di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam.
Lalu, mobil tersebut sempat berhenti dan diamuk oleh masyarakat sekitar. Akan tetapi, mobil tersebut malah maju lagi dan melindas Affan Kurniawan.
Setelah kejadian, Affan Kurniawan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.