Menko Polkam Minta Aparat Lebih Persuasif Hadapi Demonstran

Jumat 29 Agu 2025, 16:16 WIB
Seorang massa aksi berpakaian ojol menantang pihak keamanan dalam demonstrasi di depan Mako Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat, 29. Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Seorang massa aksi berpakaian ojol menantang pihak keamanan dalam demonstrasi di depan Mako Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat, 29. Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal (Purn) Budi Gunawan meminta aparat bertindak humanis dalam aksi unjuk rasa.

"Kepada seluruh aparat keamanan, saya meminta agar bertindak lebih persuasif dan humanis dalam mengawal warga yang menyampaikan aspirasinya," kata Budi dalam keterangannya kepada awak media, Jumat, 29 Agustus 2025.

Kericuhan demonstrasi mengakibatkan sopir ojek online (ojol), Affan Kurniawan, 21 tahun, tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis, 28 Agustus 2025.

"Pemerintah menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan saat aksi unjuk rasa tadi malam," ujarnya.

Baca Juga: Tuntut Keadilan Tewasnya Affan, Ratusan Ojol Bekasi Bergerak ke Kwitang

Budi menegaskan, pemerintah akan mengusut tuntas insiden tersebut secara transparan. Pemerintah juga berterima kasih demonstran telah menyampaikan aspirasi.

Saat ini, ketujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dalam tewasnya pengemudi ojol sedang diperiksa.

"Kami akan memastikan proses investigasi dilakukan dengan terbuka dan akuntabel," ujarnya.

Namun, ia meminta maaf aktivitas masyarakat terganggu oleh aksi demonstrasi. Ia pun mengimbau aparat kepolisian di lapangan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam mengamankan unjuk rasa.


Berita Terkait


News Update