POSKOTA.CO.ID - Menghadapi tagihan dari aplikasi pinjaman online (pinjol) tentu menjadi momok bagi banyak orang, terlebih jika sudah masuk ke tahap gagal bayar (galbay).
Salah satu ketakutan terbesar yang dirasakan oleh para peminjam adalah kedatangan debt collector (DC) lapangan secara langsung ke rumah.
Kehadiran DC lapangan biasanya menjadi puncak dari proses penagihan yang dilakukan oleh penyedia layanan pinjol.
Setelah beberapa kali mendapat peringatan melalui SMS, telepon, atau bahkan pesan WhatsApp, jika belum juga ada penyelesaian, maka penagihan lapangan bisa menjadi pilihan terakhir.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana pola kerja tim penagihan pinjol dan apa saja pertimbangan mereka dalam memilih siapa yang akan didatangi langsung.
Dengan mengetahui informasi ini, kamu bisa lebih memahami risiko dan menyiapkan langkah-langkah antisipatif jika sedang atau berpotensi mengalami galbay pinjol.
Berapa Batas Galbay yang Tidak Didatangi DC Lapangan?
Seperti dikutip dari kanal YouTube Fintech.ID, pada Senin, 5 Mei 2025, banyak kisah dan pengalaman nyata menyebut, DC lapangan umumnya baru datang jika utang pinjol melebihi Rp500.000.
Jika total pinjaman kamu masih berada di bawah angka tersebut, kemungkinan besar tidak akan ada kunjungan langsung ke rumah.
Namun, perlu dicatat bahwa ini bukan aturan baku atau jaminan pasti. Nominal utang hanyalah satu dari sekian banyak faktor yang dipertimbangkan oleh pihak pinjol sebelum mengirimkan petugas lapangan.
Jadi, meskipun utang kamu di bawah Rp500.000, tetap ada kemungkinan dikunjungi, meskipun sangat kecil.
“Artinya, jika jumlah pinjaman kamu masih di bawah Rp500.000, kemungkinan besar DC tidak akan datang ke rumah. Tapi perlu dicatat, ini bukan jaminan mutlak,” jelas narator dalam video tersebut.
Sistem Daftar Prioritas di Tim Penagihan Pinjol
Setiap penyedia layanan pinjaman online memiliki sistem internal masing-masing untuk menentukan strategi penagihan.
Umumnya, mereka menyusun wishlist atau daftar prioritas yang berisi nama-nama peminjam yang akan didatangi secara langsung oleh DC lapangan.
Beberapa kriteria utama yang memengaruhi daftar prioritas DC lapangan antara lain sebagai berikut.
- Jumlah Utang: Semakin besar nilai utang, semakin tinggi prioritasnya untuk ditagih langsung. Peminjam dengan nominal utang di atas Rp1 juta biasanya masuk radar utama.
- Durasi Tunggakan: Jika keterlambatan pembayaran sudah berlangsung lebih dari 30 hari, maka risiko kunjungan akan meningkat.
- Lokasi Peminjam: Jika peminjam tinggal di area yang mudah dijangkau atau kebetulan satu wilayah dengan peminjam lain yang masuk prioritas, maka mereka bisa ikut disambangi.
- Riwayat Pembayaran: Peminjam dengan riwayat sering menunggak atau pernah galbay sebelumnya akan mendapat perhatian khusus.
- Efisiensi Kunjungan Lapangan: DC biasanya mengatur rute kunjungan untuk menagih beberapa peminjam sekaligus di wilayah yang berdekatan agar lebih efisien. Jadi jika tetangga kamu juga sedang galbay, kamu bisa saja ‘ikut kena imbas’.
Jika kamu didatangi DC, penting untuk bersikap tenang, tidak menghindar, dan sampaikan secara baik-baik kondisi keuanganmu.
Hindari memberikan janji palsu, seperti menyebutkan tanggal pelunasan yang tidak realistis, karena ini justru akan memperburuk situasi saat galbay pinjol.
DISCLAIMER: Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan ditujukan sebagai panduan umum untuk membantu masyarakat memahami cara menggunakan layanan pinjol.
Pengajuan pinjaman online adalah tanggung jawab pribadi dan memiliki risiko kredit yang nyata.
