Scan Retina Dibayar World App Rp200 Ribu-Rp800 Ribu, Skeptisme dan Potensi Penyalahgunaan Data Privasi

Senin 05 Mei 2025, 11:05 WIB
Ilustrasi perangkat Orb yang digunakan World App untuk melakukan scan retina penggunanya. (Sumber: X/@Autosultan_team)

Ilustrasi perangkat Orb yang digunakan World App untuk melakukan scan retina penggunanya. (Sumber: X/@Autosultan_team)

Kemudian untuk melakukan verifikasi tersebut menggunaka perangkat Orb yang tersebar di 849 lokasi di seluruh dunia untuk memverifikasi Word ID serta distribusi token WLD.

Adapun penyebarannya mencakup wilayah Asia, Amerika Serikat, Afrika, Eropa, Oseania serta sejumlah wilayah lainnya seperti:

Baca Juga: Cara Untung Jutaan di Crypto Tanpa Banyak Mikir!

  • Indonesia
  • Jepang
  • Singapura
  • Korea Selatan
  • India

Mengapa World App Ini Banyak Menarik Pengguna?

Dalam keterangan yang tersebar di media sosial, airdrop token WLD ini mencapai 1.1 miliar USD atau setera dengan Rp18 triliun.

“Total pengguna yang terverifikasi di WLD pada Mei 2025 sekitar 12 juta pengguna dengan estimasi reward 25-40 WLD per user,” keterangan akun @Autosultan_team dikutip pada Senin, 5 Mei 2025.

Dengan adanya distribusi koin yang cukup besar, tentu saja banyak orang akan tertarik terhadap tawaran ini serta mengincar airdropnya.

Sebagai informasi istilah airdrop merupakan strategi perusahaan blockchain rintisan untuk mendistribusikan token atau koin ke alamat wallet kripto.

Baca Juga: 5 Aplikasi Crypto Terbaik 2024 untuk iOS dan Android

Skeptisme dan Adanya Potensi Penyalahgunaan Data Pribadi

Adanya kehebohan terkait scan retina ini memunculkan skeptisme di tengah masyarakat. Karena khawatir adanya penyalahgunaan data pribadi.

Sebelum Maret 2024 Worldcoin menawarkan data custody sebagai opsional bagi pengguna untuk mengizinkan penyimpanan data biometrik seperti retina serta metadata untuk penilitian AI.

Tetapi kemudian diumumkan adanya peralihan ke personal custody yang memungkinkan data tersebut disimpan di perangkat pengguna, semisal smartphone.

Banyak yang menilai beberapa hal yang terjadi dengan data pengguna tersebut, meskipun pihak Worldcoin mengklaim data pengunna akan dihapus dari Orb usai dilakukan transfer data.


Berita Terkait


News Update