POSKOTA.CO.ID - World App merupakan aplikasi besutan perusahaan teknologi Tools for Humanity (TFH) yang didirikan oleh Sam Altman, tokoh di balik OpenAI, bersama Alex Blania.
Diluncurkan pada Juli 2023, aplikasi ini menjadi pusat dari tiga komponen utama ekosistem digital yang mereka bangun: dompet kripto Worldcoin, identitas digital World ID, dan World App sebagai platform penghubung keduanya.
Dalam rilis resminya, TFH mengungkapkan bahwa visi besar mereka adalah menciptakan sistem keuangan global yang inklusif dan terdesentralisasi, sembari tetap mengedepankan keamanan identitas di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan.
Namun, di Indonesia, popularitas World App tidak berjalan mulus. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memutuskan untuk membekukan operasional aplikasi ini karena tidak memiliki izin resmi serta berpotensi membahayakan data pribadi pengguna.
“World App belum memiliki izin operasional di Indonesia. Aktivitasnya dinilai berisiko dan dapat merugikan masyarakat,” tegas Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK.
Baca Juga: Kode Redeem FF 5 Mei 2025 Terbaru, Klaim 1000 Diamonds dan Weapon Eksklusif Free Fire
Cara Kerja World App dan Teknologi Orb
Salah satu elemen paling kontroversial dari World App adalah proses verifikasi identitas melalui pemindaian retina.
Teknologi ini dijalankan menggunakan perangkat bernama Orb, sebuah alat open-source yang dirancang untuk membedakan manusia dari bot dengan cara mengidentifikasi pola retina unik setiap individu.
Orb diklaim aman karena data biometrik disimpan secara lokal di dalam chip Jetson milik NVIDIA. Namun, kepercayaan publik tetap menjadi tantangan besar mengingat betapa sensitifnya informasi biometrik ini.
Pengguna yang telah mengunduh World App melalui Play Store atau App Store dapat mencari lokasi Orb terdekat untuk melakukan verifikasi retina dan kemudian memperoleh identitas digital World ID.
Di Indonesia, lokasi Orb sempat tersedia di beberapa titik seperti Jalan Juanda dan Jalan Siliwangi, Bekasi. Namun layanan tersebut kini telah dihentikan menyusul pembekuan oleh regulator.
