Mengenal World App, merupakan teknologi yang kini dibekukan oleh Kemkomdigi ternyata begini dampaknya. (Sumber: Dok/Worldcoin)

TEKNO

Mengenal World App, Teknologi yang Dibekukan oleh Kemkomdigi

Senin 05 Mei 2025, 17:50 WIB

POSKOTA.CO.ID - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) membekukan World App yang kini tengah menjadi sorotan di Tanah Air.

World App sebelumnya menarik perhatian publik karena menawarkan imbalan berupa uang tunai sebesar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu, serta mata uang kripto kepada pengguna yang bersedia memindai matanya.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menegaskan bahwa kebijakan pembekuan ini merupakan tindakan preventif untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif yang mungkin timbul.

Baca Juga: Iming-Iming Uang dari World App, Warga Diminta Daftarkan Retina: Begini Penjelasan dan Reaksi di Indonesia

“Pembekuan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi risiko terhadap masyarakat,” ujar Alexander dalam keterangan pers, Minggu, 4 Mei 2025, dikutip dari Poskota.co.id.

Lalu, apa sebenarnya World APp dan bagaimana dampaknya terhadap kehidupan manusia?

Dikutip dari sciencedirect.com pada Senin, 5 Mei 2025, World App adalah aplikasi dompet digital yang dikembangkan oleh Tools for Humanity (TFH), telah menarik perhatian global dengan menggabungkan identitas digital berbasis biometrik dan layanan keuangan desentralisasi.

Dirilis pada Mei 2023, aplikasi ini kini telah digunakan oleh lebih dari 10 juta orang di lebih dari 160 negara dan memproses lebih dari 70 juta transaksi.

Baca Juga: Siapa Pemilik World App? Netizen Curiga Data Retina Dihargai Hanya Rp800 Ribu

World App adalah dompet digital yang dirancang untuk menyederhanakan akses ke ekosistem blockchain, dengan fokus pada identitas digital dan transaksi keuangan.

Aplikasi ini mendukung World ID, protokol identitas global yang memungkinkan pengguna untuk membuktikan keunikan dan keberadaan manusia mereka secara digital tanpa mengungkapkan informasi pribadi seperti nama atau alamat email.

Cara Kerja World App

1. Verifikasi Identitas dengan World ID

Pengguna dapat mendaftar untuk World ID dengan mengunjungi pusat verifikasi resmi dan melakukan pemindaian iris menggunakan perangkat bernama Orb.

Setelah pemindaian, gambar iris dihapus, dan kode unik (IrisCode) dihasilkan untuk memastikan identitas pengguna.

2. Penggunaan Aplikasi

Setelah verifikasi, pengguna dapat mengunduh World App di perangkat Android atau iOS mereka.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan mengirimkan mata uang digital seperti USDC, serta mengakses aplikasi desentralisasi (dApps) melalui integrasi dengan protokol Ethereum dan Worldcoin.

3. Klaim Worldcoin dan Airdrop

Di beberapa negara, pengguna dapat mengklaim token Worldcoin (WLD) secara gratis setelah verifikasi identitas. Token ini dapat digunakan untuk berbagai layanan dalam ekosistem Worldcoin.

Dampak dan Tantangan

Dampak Positif

- Inklusi Keuangan Global

World App memberikan akses keuangan kepada individu yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank, memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital global.

- Privasi dan Keamanan

Dengan menggunakan World ID, pengguna dapat membuktikan identitas mereka tanpa mengungkapkan informasi pribadi, meningkatkan privasi dan mengurangi risiko pencurian identitas.

- Integrasi Layanan

World App mengintegrasikan berbagai layanan, termasuk pembayaran kripto dan aplikasi mini, yang memudahkan pengguna dalam mengakses berbagai fitur dalam satu platform.

Tantangan dan Kontroversi

- Kekhawatiran Privasi

Meskipun data biometrik dihapus setelah pemindaian, beberapa pihak khawatir tentang potensi penyalahgunaan data dan risiko keamanan terkait penyimpanan data biometrik.

- Regulasi dan Kepatuhan

Beberapa negara, seperti Brasil, Hong Kong, dan Kenya, telah memberlakukan pembatasan terhadap operasi Worldcoin karena masalah regulasi dan kepatuhan.

Tantangan Adopsi

Meskipun telah mencapai lebih dari 26 juta pengguna, adopsi massal masih menjadi tantangan, terutama di negara-negara dengan infrastruktur teknologi yang terbatas.

Penelitian Ilmiah Terkait World App

Sebuah penelitian kuantitatif yang melibatkan 1.430 peserta di Thailand menemukan bahwa faktor-faktor seperti jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, tabungan, kepemilikan dompet digital, frekuensi penggunaan, dan keterlibatan media sosial secara signifikan memengaruhi niat individu untuk mengadopsi dompet digital Worldcoin.

Tags:
World AppdampakKemkomdigi

Rinrin Rindawati

Reporter

Rinrin Rindawati

Editor