Heboh Wapres Gibran AI Bakal Masuk dalam Kurikulum Sekolah, Kun Wardana Ingatkan Hal Ini

Senin 05 Mei 2025, 13:02 WIB
Kun Wardana turut menanggapi rencana Wapres Gibran yang akan memasukkan AI ke dalam kurikulum sekolah. (Sumber: Instagram/@kun.wardana)

Kun Wardana turut menanggapi rencana Wapres Gibran yang akan memasukkan AI ke dalam kurikulum sekolah. (Sumber: Instagram/@kun.wardana)

POSKOTA.CO.ID - Pernyataan Wakil Presiden (Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka memastikan bahwa artificial intellingence (AI) akan masuk ke dalam kurikulum sekolah viral dan mendapat beragam reaksi dari sejumlah pihak.

Salah satunya yakni mantan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Kun Wardana, ia pun turut menanggapi viralnya kabar AI yang akan masuk ke dalam kurikulum sekolah.

Melalui cuitannya, ia mempertanyakan siapa yang akan mengajari AI di sekolah setelah kurikulum tersebut diresmikan.

Baca Juga: Kunjungi Korban Kebakaran Kemayoran, Wapres Gibran Intruksikan Ini

"Pelajaran AI masuk sekolah. Pertanyaan pertama: siapa yang ngajarin?" tanyanya.

Ia pun mengungkapkan bahwa jika ketidaksiapan dan ketidakpahaman guru terhadap AI bisa memicu eror pada sistem pendidikan.

"Kalau gurunya diajarin AI oleh guru lain yang belum ngerti AI, ini namanya recursive error dalam sistem pendidikan," tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa yang berbahaya bukan AI, melainkan manusia yang tengah diprogram oleh AI.

Baca Juga: Akhirnya Gibran Rakabuming Raka Muncul pada HUT ke-79 TNI, Sempat Menghilang Saat Dikaitkan dengan Kasus Akun Fufufafa

"Karena yang paling berbahaya bukan AI-nya, tapi manusia yang tak sadar sedang diprogram olehnya.

Kita bilang “menggunakan AI”, padahal justru sedang digunakan AI," katanya melalui akun media sosial pribadinya, dikutip poskota.co.id pada Senin, 5 Mei 2025.

Ia juga mengingatkan bahwa yang penting bukan hanya belajar mengenai teknologi.

Namun, lanjutnya, kesadaran juga perlu menjadi fokus agar tidak hanya menjadi pengguna cerdas.

"Maka penting bukan hanya belajar teknologi, tapi belajar kesadaran, agar kita tak cuma jadi pengguna cerdas, tapi pemimpin di era digital yang tak kehilangan arah jiwa," katanya memungkasi.

Sebelumnya, Wapres Gibran melalui kanal YouTube pribadinya menjelaskan bahwa ia akan melakukan langkah-langkah untuk mendukung generasi muda yang melek teknologi.

Salah satunya dengan memastikan Ai dan coding masuk pada kurikulum sekolah.


Berita Terkait


News Update